Yahya Waloni Jadi Tersangka Atas Laporan Penistaan Injil

  • Whatsapp
Bareskrim Polri menetapkan Yahya Waloni sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Dasar penetapan tersangka Yahya Waloni adalah laporan polisi terkait dugaan penistaan agama.
banner 300x250

Havana88Bareskrim Polri menetapkan Yahya Waloni sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Dasar penetapan tersangka Yahya Waloni adalah laporan polisi terkait dugaan penistaan agama.

Penetapan tersangka Yahya Waloni itu diumumkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (27/8/2021). Yahya Waloni didakwa dengan beberapa pasal.

Read More

“Di antaranya, Pasal 28 ayat (2) UU ITE jo Pasal 45a ayat (2), yang mengatur bahwa menyebarkan informasi dengan sengaja dan melawan hukum akan menimbulkan permusuhan kebencian berdasarkan SARA. Dan juga diduga bahwa Pasal 156a KUHP. Penodaan agama tertentu,” kata Rusdi.

Rusdi juga menjelaskan, dasar penangkapan Yahya Waloni adalah berdasarkan laporan polisi nomor 0287/IV/2021/BARESKRIM pada 27 April 2021. Yahya Waloni dilaporkan atas kasus penistaan agama.

“Dalam laporan polisi, yang bersangkutan dilaporkan telah melakukan tindak pidana, yaitu berupa ujaran kebencian berbasis SARA dan juga penistaan terhadap agama tertentu,” kata Rusdi.

Laporan yang dibacakan Rusdi merupakan laporan dari Komunitas Cinta Pluralisme. Mereka menganggap Yahya Waloni telah menghina agama dalam ceramah yang menyebut kitab suci itu palsu.

Dalam kasus ini, Yahya dilaporkan bersama dengan pemilik akun YouTube Tri Datu. Dalam video ceramahnya, Yahya Waloni mengatakan bahwa Alkitab bukan hanya fiktif tapi palsu.

“Kami dari Komunitas Cinta Pluralisme akan melaporkan Yahya Waloni dengan tuduhan penistaan terhadap Injil dan ujaran kebencian atas nama SARA sesuai dengan Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE di Bareskrim Polri. ,” kata Christian Harianto selaku koordinator Masyarakat Cinta Pluralisme melalui keterangan tertulis sebelum melaporkan kasus tersebut.

“76 relawan ikut melapor atau hadir di Bareskrim Mabes Polri hingga Selasa pagi, 27 April 2021,” imbuhnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250