Wanti-wanti Aksi Balasan Usai Densus 88 Tangkap Dewan Syuro JI

  • Whatsapp
Aksi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial T alias AR di Bekasi, Jawa Barat, mendapat perhatian serius. Bukan tak mungkin ada aksi balasan atas penangkapan AR, yang ternyata adalah Dewan Syuro JI.
banner 300x250

Havana88 –   Aksi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial T alias AR di Bekasi, Jawa Barat, mendapat perhatian serius. Bukan tak mungkin ada aksi balasan atas penangkapan AR, yang ternyata adalah Dewan Syuro JI.

Jika sosok AR adalah Abu Rusydan, berarti penangkapan yang dilakukan Densus 88 merupakan penangkapan yang serius. Sebab Abu Rusydan adalah tokoh senior JI yang selama ini berkeliling Indonesia menjadi penceramah dan motivator agama.

Read More

“Kalau betul T alias AR yang ditangkap polisi adalah Abu Rusydan berarti itu penangkapan yang sangat serius. Ini figur yang sangat terkenal di kelompoknya, ” ujar papar terorisme dari Universitas Indonesia (UI) Ridlwan Habib dalam keterangan tertulis, Minggu (12/9/2021).

Abu Rusydan adalah alumni pelatihan militer mujahidin Afghanistan angkatan ke-2 tahun 1990. AR disebut sempat berinteraksi langsung dengan Osama bin Laden.

“Abu Rusydan berlatih militer di Camp Sadda Pakistan dan sempat berinteraksi langsung dengan Osama bin Laden,” sebut Ridlwan.

Setelah peristiwa Bom Bali 1 tahun 2002, Abu Rusydan ditangkap polisi dengan dakwaan menyembunyikan tersangka Mukhlas. AR kemudian menjadi populer di YouTube usai bebas.

“Setelah bebas, Abu Rusydan berdakwah keliling Indonesia dan sangat populer di YouTube. Hingga saat ini jika mencari keyword Abu Rusydan di YouTube ada banyak sekali dokumentasi ceramahnya. Salah satu yang cukup viral adalah ceramah Abu Rusydan soal Pancasila bukan Islam,” sebut Ridlwan.

Penangkapan Abu Rusydan dikhawatirkan akan memicu aksi balasan dari pengikutnya. Aparat pun diminta memperkuat keamanan dan lebih waspada, sebab neo-JI masih dinilai berbahaya.

“Tokoh senior ini banyak murid online-nya yang dalam istilah kontra-terorisme disebut lone wolf,” ujar Ridlwan.

“Kelompok neo-JI walaupun tidak pernah menyerang sejak 2009 tapi masih punya orang orang militan yang punya keahlian berbahaya,” pungkasnya.

Polri telah membenarkan bahwa T alias AR yang ditangkap Densus 88 adalah Abu Rusydan. Penangkapan dilakukan dua hari lalu, tepatnya pada Jumat (10/9/2021).

“Iya AR itu Abu Rusydan,” terang Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dimintai konfirmasi, Minggu (12/9/2021).

Dikutip dari laman Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Abu Rusydan lahir di Kudus pada 16 Agustus 1960. Dia memiliki beberapa nama alias, dari Bap Suyata, Salim, Jimy, Yahya, Mukti Wibowo, hingga Kholid.

Abu Rusydan pernah ditangkap Densus 88 pada 2004. Dia merupakan Dewan Syuro JI. Kala itu, AR ditangkap karena menyembunyikan tersangka bom Natal tahun 2000, yakni Ali Gufron alias Muklas.

Berdasarkan data yang dipublikasikan PPATK, AR pernah dinyatakan bersalah karena terlibat dalam kasus terorisme. Kala itu, AR dihukum penjara selama 3 tahun 6 bulan.

Abu Rusydan Disebut Populer di Medsos

Menurut penuturan Ridlwan, Abu Rusydan menjadi populer di YouTube usai bebas dari penjara. Ceramah-ceramahnya mudah ditemukan di YouTube. Dalam salah satu ceramahnya, dia pernah menyebut Pancasila bukan Islam.

Soal kepopuleran Abu Rusydan di media sosial ini juga dibenarkan oleh Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar. Abu Rusydan beberapa kali muncul di pemberitaan dan media sosial.

“Pada 2004, AR divonis 3,5 tahun penjara oleh pengadilan. Terduga AR adalah sosok yang dalam beberapa tahun belakangan sesekali tampil dalam pemberitaan dan media sosial,” terang Aswin.

 

banner 300x250

Related posts

banner 300x250