Wanita Tak Sadarkan Diri Ditinggalkan Temannya Di Jalan Karna Mabuk Berat

  • Whatsapp
  Dunia maya geger dengan ditemukannya seorang wanita pingsan yang ditinggalkan temannya di Jalan Prof. Herman Yohanes No. 1060, Gondokusuman, Yogyakarta,
banner 300x250

Havana88 –    Dunia maya geger dengan ditemukannya seorang wanita pingsan yang ditinggalkan temannya di Jalan Prof. Herman Yohanes No. 1060, Gondokusuman, Yogyakarta, tadi malam. Saat ini, perempuan berinisial TW, warga Karang, Nglegi, Pathuk, Gunungkidul, sudah dibawa pulang oleh suaminya.

Kapolsek Gondokusuman AKP Surahman menjelaskan, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Adapun kabar korban tidak sadarkan diri karena pengaruh alkohol, polisi tidak menemukan barang bukti di tempat kejadian.

Read More

“Tadi pagi pukul 08.00 WIB, suaminya datang ke RS, di RS DKT Dr Soetarto Kotabaru, tempat korban dirawat, tidak mau dilakukan penyelidikan kasus tersebut. Sang suami menerima dan mengantar istrinya pulang. Kadar alkoholnya dalam tubuh,” jelasnya.

Dia menegaskan, dari tidak adanya barang bukti minuman keras dan tidak ada pemeriksaan kadar alkohol, polisi tidak berani menyimpulkan bahwa korban dipengaruhi minuman keras.

“Kalau ada pengaruh alkohol atau tidak, karena sudah diterima oleh suami, kami tidak akan melanjutkan penyidikan,” jelasnya.

Sebelumnya, akun Twitter @Merapi_Uncover men-tweet informasi tentang ditemukannya wanita tak sadarkan diri di Jalan Prof Herman Yohanes. “Tolong, Bu, Kancane Ra Waton pergi. Kondisi wanita ini tidak sadarkan diri. Temannya meninggalkannya, dan segera pergi. Identitas wanita itu tidak tersedia. Lokasinya di Jalan Prof. Herman Yohanes, No 1060 Yogyakarta”.

Akun tersebut kembali menginformasikan melalui tweet “Setelah dicari, identitas nama: Titik Wahyuni, Alamat: Karang, Nglegi, Pathuk, Gunungkidul ditemukan” .

Berdasarkan kronologis, Surahman menjelaskan, laporan dari warga sekitar masuk sekitar pukul 22.30. Anggota Polsek Gondokusuman langsung turun ke lokasi. Saat itu, karena kondisi pandemi, pihaknya melakukan pemeriksaan saksi sambil menunggu tim evakuasi melanjutkan prosedur.

“Dari saksi di TKP, tidak ada yang tahu siapa yang membawa perempuan ini ke TKP. Saksi tahu sudah ada korban di sana yang tidak sadarkan diri. Takut COVID-19, mereka menghubungi polisi. Anggota baru datang dan mengambilnya. korban ke RS DKT,” jelasnya.

Saat dibawa ke RS DKT, lanjut Surahman, korban sudah sadar. Namun, itu tidak bisa dipertanyakan. Polisi berencana mengambil informasi setelah kondisi korban sadar sepenuhnya.

“Tadi pagi pukul 08.00 ternyata suaminya datang untuk mengambil korban. Jadi secara hukum kami tidak menindaklanjuti siapa yang membuangnya, apa penyebabnya? Mungkin itu penyakit bawaan, karena tidak ada tanda-tandanya. kekerasan dan barang bukti miras,” jelasnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250