Wanita ini Menjadi Korban Kekerasan Satpol PP Dalam Razia Protokol Kesehatan di Waingapu

  • Whatsapp
Wanita ini Menjadi Korban Kekerasan Satpol PP Dalam Razia Protokol Kesehatan di Waingapu
banner 300x250

Havana88detik – Sagita (26) menjadi korban kekerasan Satpol PP dalam razia protokol kesehatan di wilayah Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sagita yang mengalami sejumlah luka-luka, menolak menyelesaikan kasus tersebut melalui mediasi.
“Korban dan keluarganya dibawa piket oleh Polres Sumba Timur ke Polres PP untuk dilakukan mediasi keluarga. Namun tidak ada titik temu untuk perdamaian, sehingga korban mengambil keputusan untuk memproses kasus ini secara hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, “kata Kabid. Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto, Selasa (12/1/2021).

Langkah ini diambil Polda Sumba Timur setelah Sagita melaporkan kasus pemukulan yang terjadi pada Jumat (8/1) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu korban sedang digendong teman prianya dan menyeberang dari Jembatan Payeti menuju Pos Lalu Lintas Kota.

Read More

Kepada polisi, korban mengaku bahwa motor yang dikendarainya melambat secara perlahan. Namun, tiba-tiba ada pemukulan yang diduga dilakukan oleh anggota Satpol PP yang terlibat dalam razia protokol kesehatan di lokasi tersebut.

“Tapi dari sisi kanan korban, beberapa petugas Satpol PP tiba-tiba menyerangnya dengan memukul korban dengan kayu sebanyak 4 kali,” ujarnya.

Saat itu korban hanya bisa melindungi wajah dan kepalanya agar tidak dipukul oleh petugas yang menggunakan kayu. Kata polisi, saat itu Sagita memakai topeng. Hanya saja, pria yang menungganginya tidak menggunakan topeng tersebut dengan baik.

“Itu Jumat malam. Korban di belakang pakai masker. Temannya yang bawa motor tidak pakai masker (selayaknya) hanya diikat di dagunya,” terang Kombes Krisna.

Sagita pernah diperiksa anggota Polres Sumba Timur atas kekerasan yang dialaminya. Saat ini, Polda Sumba Timur sedang menyelidiki pelaku pemukulan tersebut.

“Menurut keterangan mereka, (pelaku pemukulan memakai) seragam seperti Satpol PP. Saat ini masih dalam penyidikan. Korban sudah diperiksa. Sedangkan pelaku masih dalam pemeriksaan di Polda Sumba Timur,” ujarnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250