Wali Kota Solo, Gibran Mewajibkan Warga Dari Daerah Zona Merah Yang Masuk Ke Solo Wajib Menjalani Swab

  • Whatsapp
Lonjakan kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Jawa Tengah menjadi kewaspadaan khusus. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mewajibkan warga dari zona merah yang masuk ke Solo untuk menjalani swab.
banner 300x250

Havana88 –  Lonjakan kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Jawa Tengah menjadi kewaspadaan khusus. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mewajibkan warga dari zona merah yang masuk ke Solo untuk menjalani swab.
Gibran Rakabuming Raka mengajak masyarakat untuk lebih mewaspadai kondisi ini. Ia kembali melakukan pengetatan di wilayah Solo, salah satunya memberlakukan swab wajib bagi pendatang.

“Dari zona merah (masuk Solo) harus swab. Ada yang mau hajatan, perjalanan dinas ditunda. Maaf (kasus Corona di) Wonogiri, Sragen karena ada perayaan di Kudus. Jadi silakan. Kurangi kegiatan seperti itu dulu. Kita ini cukup bagus, terkendali, vaksinasi cepat. Kita adakan acara juga,” kata Gibran kepada wartawan di Solo, Rabu (16/6/2021).

Read More

Tingginya kasus Corona di sekitar Solo, akhirnya berdampak pada tingkat hunian rumah sakit di Solo. Hingga pagi ini, tingkat hunian tempat tidur (BOR) rumah sakit di Solo sudah mencapai 80,66 persen.

Jumlah ini dihitung dari total jumlah tempat tidur di ruang isolasi 16 rumah sakit di Solo, yakni sebanyak 636 tempat tidur. Sementara ruang ICU hampir penuh, mencapai 94 persen dari total 127 tempat tidur.

“BOR rata-rata 80,66 persen. Khusus untuk ICU 94,9 persen. Tapi ada juga yang 100 persen penuh, RSJD, RS Kasih Ibu, RS Bung Karno, RS Hermina, RS Panti Waluyo penuh,” kata Kepala BOR Solo Dinas Kesehatan Kota. , Siti Wahyuningsih, saat ditemui di Balaikota Solo, Rabu (16/6).

Kapasitas tersebut, kata dia, sebenarnya sudah meningkat dari jumlah sebelumnya. Namun, berdasarkan surat edaran Menteri Kesehatan, setiap rumah sakit diminta menambah jumlah tempat tidur sebesar 40 persen.

“Melalui surat edaran untuk kesekian kalinya, pihak rumah sakit diminta menambah 40 persen. Jika ada masalah peralatan, kami akan tanyakan kepada pemerintah,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Gibran Rakabuming juga menegaskan tingginya BOR rumah sakit tersebut karena dipenuhi pasien dari luar Solo. Putra Presiden Joko Widodo itu mengatakan, kasus di Solo cukup landai.

“Itu semua orang dari luar kota. Semua warga kita sehat. Banyak sekali. (Pasien dari Asrama Haji) Donohudan dikirim ke sini juga,” kata Gibran.

Ia juga meminta pihak rumah sakit segera menambah kapasitas ruang isolasi dan ICU. Selain itu, Gibran juga telah menyiapkan pusat karantina di Solo Technopark khusus untuk warga Kota Solo.

“Technopark kapasitasnya 100, tapi bisa ditambah bed lagi. Jangan khawatir. Kami masih punya cadangan,” ujarnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250