Upacara Adat Pemakaman Pengangeng Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IX

  • Whatsapp
Upacara pemakaman Pengangeng Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IX telah berakhir. Jenazah kini telah diberangkatkan ke Astana Giri Layu, Matesih, Karanganyar.
banner 300x250

Havana88 –   Upacara pemakaman Pengangeng Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IX telah berakhir. Jenazah kini telah diberangkatkan ke Astana Giri Layu, Matesih, Karanganyar.

Prosesi diawali dengan pembacaan biografi Mangkunegara IX. Kemudian dilanjutkan dengan pengaturan pambagyoharjo.

Read More

Dari Pemerintah Kota Solo, Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa juga menyampaikan sambutan. Selain itu, ia juga menyerahkan akta kematian mendiang KGPAA Mangkunegara IX.

Kemudian jenazah KGPAA Mangkunegara IX mulai diangkat oleh sejumlah orang dan dibawa keluar keraton. Seenopati lampah terlihat berjalan pelan di depan jenazah menuju mobil jenazah.

Sebelum memasuki mobil jenazah, diadakan upacara brobosan yang dihadiri oleh keluarga Mangkunegara IX. Sepertinya anak-anak Mangkunegara IX sedang mengikuti istirahat.

Peti jenazah kemudian dimasukkan ke dalam mobil dan diberangkatkan sekitar pukul 10.40 WIB dengan dikawal mobil polisi dan TNI.

Saat prosesi pemberangkatan jenazah diiringi musik Menyan Kober, Laler Menggeng, Renyep dan Ketawang.

Sebelumnya diberitakan, KGPAA Mangkunegara IX meninggal dunia pada Jumat (13/8), pukul 02.50 WIB di Jakarta. Pemilik julukan Sudjiwo Kusumo ini meninggal dunia di usia 70 tahun karena sakit.

Mangkunegara IX menikah dua kali, pertama dengan putri ketiga Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri, dan terakhir dengan Prisca Marina yang kini menjadi permaisuri.

Dari pernikahan pertamanya dengan Sukmawati, lahirlah GPH Paundrakarna Sukma Putra dan GRA Putri Agung Suniwati (Menur). Kemudian dari pernikahan keduanya dengan Marina dikaruniai dua orang anak, yang pertama adalah putri, yaitu GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dan GRA Ancilla Sura Sudjiwo.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250