Tuntaskan Data SDGs Desa, Mendes PDTT Blusukan di Jawa Barat

  • Whatsapp
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar terus mengunjungi berbagai kabupaten untuk melengkapi data SDGs desa. Data SDGs Desa ini sangat vital dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrim di seluruh pelosok tanah air.
banner 300x250

Havana88- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar terus mengunjungi berbagai kabupaten untuk melengkapi data SDGs desa. Data SDGs Desa ini sangat vital dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrim di seluruh pelosok tanah air.

Dalam dua hari terakhir, misalnya, PDTT Mendes Abdul Halim Iskandar mengunjungi sejumlah kabupaten di Jawa Barat. Setelah Kamis (30/9/2021) lalu berkunjung ke Kabupaten Bandung dan Kabupaten Pangandaran, hari ini Gus Halim – sapaan akrab Abdul Halim Iskandar – berkunjung ke Kabupaten Kuningan.

Read More

Kedatangan Gus Halim disambut langsung oleh Bupati Kuningan, Acep Purnama, di Kantor Bupati. “Kami terus melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang merupakan kantong-kantong kemiskinan ekstrem. Selama dua hari terakhir, kami melakukan perjalanan ke kabupaten-kabupaten di Jawa Barat yang penduduknya berada dalam kategori sangat miskin,” kata Gus Halim, Jumat (1/10/2021).

Ia menjelaskan, penyelesaian data SDGs Desa tidak bisa dipantau hanya dari pusat. Namun juga harus dilihat secara langsung perkembangan di lapangan. Jika data SDGs Desa sudah lengkap, penanganan kemiskinan ekstrim akan lebih cepat.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan bupati atau kepala daerah untuk menjelaskan pentingnya data SDGs Desa untuk pengentasan kemiskinan ekstrim. Jadi ada kesepahaman antara Kemendes PDTT dan kepala daerah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di daerahnya,” kata Gus Halim.

Selesai dalam 10 hari ke depan

Mantan Ketua DPRD Jatim itu mengatakan, penanganan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan jika masih ada ego sektoral antara kementerian dan kepala daerah. Pemerintah pusat dalam hal ini Kemendes PDTT membutuhkan dukungan penuh dari kepala daerah.

“Untuk mendukung pelaksanaan aksi penanganan Miskin Ekstrim, serta memantau keberlanjutan pencapaian angka kemiskinan ekstrem nol persen, telah disiapkan aplikasi yang terhubung dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pusat, ” dia berkata.

Gus Halim mengatakan, dirinya dan Bupati Acep telah sepakat untuk memperkuat data desa berbasis SDGs yang diharapkan selesai dalam 10 hari ke depan. “Saya yakin Pemkab Kuningan akan segera menyelesaikan masalah kemiskinan berdasarkan SDGs,” kata Gus Halim.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250