Tesla Telah Membangun Pabrik Mobil Listrik Asal Amerika Serikat di India

  • Whatsapp
Pabrik Tesla di California, Amerika Serikat
banner 300x250

Havana88detik – India berusaha lebih seksi bagi Tesla untuk memastikan pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat itu nyaman berinvestasi. Menteri Transportasi India Nitin Gadkari mengatakan akan memberikan insentif yang membuat biaya produksi di negaranya lebih murah daripada China.

Pernyataan Gadkari itu terungkap setelah Tesla mendaftarkan anak perusahaannya di India sebagai langkah awal memasuki pasar yang diperkirakan akan dimulai pada pertengahan tahun ini. Reuters menginformasikan berdasarkan sumber yang mengetahui masalah itu bahwa Tesla berencana untuk mengimpor dan menjual Model 3 di India.

Read More

“Daripada merakit di India, mereka harus memproduksi produk seluruhnya di dalam negeri dengan menggandeng vendor lokal. Kemudian kami bisa memberikan konsesi yang lebih tinggi,” kata Gadkari dalam wawancara namun tidak menjelaskan insentif apa yang dia maksud.

“Pemerintah akan memastikan bahwa biaya produksi Tesla akan lebih rendah daripada dunia, bahkan China, ketika mereka mulai memproduksi mobil di India. Kami akan memastikannya,” ujarnya.

Meski berpotensi, India sejauh ini belum menerima komitmen Tesla untuk produksi mobil listrik. India juga telah menyiapkan skema insentif untuk sektor industri otomotif, namun hingga saat ini belum final.

Gadkari mengatakan selain sebagai pasar mobil listrik Tesla, negaranya juga bisa menjadi titik ekspor. Dia mengatakan sekitar 80 persen komponen baterai lithium-ion saat ini diproduksi secara lokal.

“Saya pikir ini adalah situasi win-win untuk Tesla,” kata Gadkari, yang juga ingin mendekati Tesla terkait proyek hyperloop antara Delhi dan Mumbai.

Penjualan mobil listrik di India masih terbilang rendah, sekitar 5.000 ribu unit dari total penjualan mobil 2,4 juta unit di tahun 2020.

Sementara di China, pabrik perakitan Tesla di luar AS, telah menjual 1,25 juta mobil listrik, termasuk mobil listrik, dari total penjualan 20 juta unit pada 2020. Penjualan Tesla di China mewakili sepertiga dari pencapaian global.

Indonesia

Selain India, Tesla juga dikabarkan ingin berinvestasi, termasuk mendirikan pabrik perakitan mobil listrik di Indonesia.

Meski begitu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang selama ini vokal soal investasi Tesla mengatakan, pemerintah tidak pernah menyatakan Tesla akan berinvestasi di pabrik mobil listrik di Indonesia.

“Kami tidak pernah membicarakan pabrik mobil,” kata Luhut bulan lalu.

Alih-alih pabrik mobil listrik, Luhut mengungkapkan Tesla sedang mempertimbangkan investasi di Indonesia untuk enam sektor, di antaranya starlink, landasan peluncuran, hipersonik, baterai lithium, stabilisator energi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250