Terobosan Dusun Bambu Cisarua Sampai Negara Tajir yang Akan Hilang dari Bumi

  • Whatsapp
Di masa pandemi, Dusun Bambu Cisarua membuat terobosan bagi wisatawan. Sementara itu, negara di Samudra Pasifik ini akan lenyap dari muka bumi.
banner 300x250

Havana88 –  Di masa pandemi, Dusun Bambu Cisarua membuat terobosan bagi wisatawan. Sementara itu, negara di Samudra Pasifik ini akan lenyap dari muka bumi.

Pengelolaan objek wisata Dusun Bambu, di Cisarua, Bandung Barat, melakukan perubahan yang sangat mendasar. Dari tempat wisata, Dusun Bambu kini telah berubah menjadi restoran bertema outdoor.

Read More

Pada dasarnya, Dusun Bambu tidak mengalami perubahan tampilan. Namun, konsep layanan dan layanan yang ditawarkan jauh berbeda dari sebelumnya. Tidak ada lagi membeli tiket untuk pengunjung.

“Kami terus berinovasi, kini hadir dengan konsep baru yaitu Outdoor Dining Resort. Jadi, kami fungsikan sepenuhnya sebagai restoran outdoor terbesar di Bandung,” ujar Komisaris Dusun Bambu Endy Tjahyadi.

Endy mengatakan banyak waktu yang dihabiskan untuk akhirnya memutuskan mengubah konsep dari tempat wisata menjadi restoran outdoor. Ia tidak memungkiri, besar kecilnya keputusan tersebut juga karena adanya pandemi COVID-19.

“Jadi, kami melakukan analisis swot, kekuatan yang kami miliki, kemudian peluang, dan juga ancaman yang juga muncul. Jadi kami simulasikan analisis swot, bahwa kami kuat saat pandemi ini terjadi,” kata Endy.

Berdiri di atas lahan seluas 15 hektar, ada tiga restoran utama yang bisa dicoba pengunjung. Yaitu, Restoran Burangrang, Purbasari, dan Lembur Urang. Ketiganya memiliki konsep yang berbeda satu sama lain.

“Jadi, orang datang ke sini untuk makan, bonusnya bisa menikmati suasana alam yang asri. Kalau kita pakai istilah ‘air bath’ karena di sini tidak ada polusi,” ujarnya.

Ia menyadari konsekuensi dari perubahan konsep ini adalah penurunan jumlah kunjungan akibat pembatasan yang ada saat ini. Meski demikian, Endy optimistis Dusun Bambu tidak kehilangan target pasar.

“Dari kapasitas 7.000 tamu, saat ini Dusun Bambu hanya menampung 300 tamu untuk tiga restoran. Kalau dibilang kalah saing dengan wisata lain, kita punya pasar sendiri,” kata Endy.

Di tengah pandemi COVID-19, pengelola mengaku telah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain pembatasan kunjungan, juga ada stand ozon dan registrasi serta pengecekan kartu vaksinasi.

Selanjutnya adalah berita dari sebuah negara di Samudra Pasifik, Tuvalu. Negara kepulauan yang bengkok ini terancam punah dari muka bumi akibat pemanasan global.

Tanah Tuvalu dulunya sangat subur, sekarang tandus. Penyebabnya diduga karena penyerapan garam.

Penyimpanan air bawah tanah mereka juga telah dibanjiri air laut. Suka atau tidak suka, warga Tuvalu kini bergantung pada air hujan.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250