Teknologi Atasi Berbagai Permasalahan UMKM

  • Whatsapp
UMKM yang melek teknologi akan merasa untung karena dapat menyelesaikan berbagai permasalahan bisnis. Apa saja yang dapat teknologi selesaikan?
banner 300x250

Havana88detik –  UMKM di Indonesia memang mengalami perkembangan yang signifikan berkat teknologi informasi yang pesat. Namun permasalahan UMKM tidak serta merta dapat diatasi begitu saja. Beberapa masalah seperti permodalan merupakan yang paling sering muncul ke permukaan. Bagaimana teknologi mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM?

Distribusi yang Belum Efektif

Biasanya distribusi barang UMKM hanya melalui mulut ke mulut, kolega, atau sahabat yang dikenal. Pengiriman barang tidak menjangkau lokasi yang lebih jauh. Dengan pemasaran digital, jangkauan pelanggan tentunya jauh lebih luas. Bisa ke seluruh Indonesia. Pemasaran melalui online tidak membutuhkan banyak tenaga seperti pemasaran manual. Pengiriman barang melalui layanan pengantaran paket pun tidaklah rumit. 

Read More

Dukungan Modal

Modal adalah hal wajib dalam pengembangan usaha. Tanpa suntikan modal, sulit membayangkan sebuah usaha bisa berkembang. OJK menyampaikan bahwa 7 persen UMKM di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan. Sementara UMKM yang baru go digital hanya 5 persen saja. Padahal untuk mendapatkan akses pembiayaan lebih, pelaku UMKM bisa mengikuti program UMKM Go online yang dicanangkan pemerintah. 

Selain itu teknologi fintech juga memudahkan pelaku usaha untuk mendapatkan modal tambahan demi perkembangan usaha. Dengan Finansial Techology atau Fintech dapat mempercepat berbagai aspek pelayanan keuangan karena mempertemukan antara pemilik dana untuk modal dengan pelaku usaha lebih mudah.

Perizinan Usaha

Faktanya hanya segelintir pelaku usaha yang memiliki badan hukum yang jelas. Sebagian besar pelaku usaha tidak memiliki pengetahuan terkait legalitas dan perizinan seperti persyaratan hingga proses yang ditempuh saat pengurusan. Prosedur yang dianggap berbelit dan merepotkan menambah daftar pelaku UMKM yang tidak memiliki badan hukum. 

Tidak terdaftarnya perizinan UMKM akan menimbulkan masalah baru. UMKM akan sulit berkembang terutama saat pengajuan tambahan modal yang syaratnya adalah bukti kepemilikan SIUP. Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP ini merupakan bukti yang sah dari pemerintah untuk menjalankan usaha. 

Penggunaan teknologi dapat mengatasi masalah ini. Ada banyak sekali informasi mengenai prosedur perizinan. Di samping itu pemerintah saat ini sedang merencanakan perizinan online untuk para pelaku usaha. Dengan demikian izin usaha dapat diakses oleh lebih banyak pelaku UMKM di Indonesia. 

Pembukuan yang Tidak Tertata

Terlepas dari kekurangannya, pembukuan manual masih menjadi andalan para pelaku UMKM. Padahal kekurangannya sangat banyak. Mereka akan kesulitan menghitung omset, laba kotor, hingga laba bersih yang akan menghambat operasional UMKM. Pembukuan seperti ini sangat rentan hilang, rusak, dan risiko human error yang tinggi. 

Data yang akurat mengenai usaha sangat membantu pengambilan keputusan yang tepat. Kapan harus menambah modal? Pengeluaran apa saja yang harus dikurangi? Di manakah posisi finansial saat ini? Pertanyaan – pertanyaan tersebut penting untuk dicari datanya secara tepat. Pembukuan yang tidak tertata dapat menjadi masalah besar UMKM. 

Teknologi memberikan solusi untuk menertibkan pembukuan dan menjaga keakuratannya. Pelaku UMKM sudah selayaknya menggunakan software akuntansi dan aplikasi kasir. Keduanya bisa didapat dengan mudah di Internet ataupun diunduh melalui smartphone. Hasil akhirnya, proses usaha dan kondisi riil usaha didukung dengan metode pembukuan yang lebih rinci, praktis, dan efisien. 

Teknologi tidak hanya dapat berkontribusi dalam pengembangan usaha, tetapi juga dapat menjawab berbagai permasalahan UMKM. Penguasaan teknologi di era digital ini mutlak dikuasai oleh berbagai macam kalangan. Terlebih lagi pelaku penopang ekonomi nasional seperti UMKM.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250