Tak jauh dari Jakarta,Traveler Bisa Trekking Asyik Di Puncak Halimun

  • Whatsapp
Tidak jauh dari Jakarta, traveler bisa menikmati trekking di Puncak Halimun. Tempatnya asik, banyak bonus yang bisa kamu dapatkan berupa pemandangan yang indah.
banner 300x250

Havana88 –    Tidak jauh dari Jakarta, traveler bisa menikmati trekking di Puncak Halimun. Tempatnya asik, banyak bonus yang bisa kamu dapatkan berupa pemandangan yang indah.

Puncak Halimun ini mungkin kurang dikenal. Padahal di sekitarnya terdapat tempat-tempat wisata yang sudah cukup ramai atau terkenal di kalangan peminat wisata di pegunungan yang tidak jauh dari Jakarta.

Sebut saja Rawa Gede, Curug Ciherang, Pondok Pemburu, Cisadon dan lain-lain. Ya, jalur off-road lama dan klasik dari Sentul – Pondok Pemburu, Cisadon hingga Rawa Gede memang cukup dikenal oleh komunitas sepeda trail, sepeda gunung, atau penggemar trail run.

Untuk sekedar jalan-jalan bersama keluarga, jalan-jalan ringan ke tempat wisata alam atau sekedar bermalam dan menikmati dinginnya udara pegunungan, ada banyak pilihan penginapan di kawasan antara Sentul dan Puncak Dua.

Lalu dimana sebenarnya Puncak Halimun ini? Kurang lebih tempatnya berada di antara Cisadon dan Rawa Gede. Dari kawasan yang bernama Kampung BaBan atau Babakan Banten di dekat bukit Pakuan ini merupakan tempat yang paling ideal untuk mendaki atau jika dirasa terlalu berat bisa kita sebut sebagai mountain trekking.

Berolahraga dengan trekking di jalur yang masih sangat alami, banyak sekali bonus yang kita dapatkan. Dengan variasi ketinggian dari 1200 mdpl hingga 1650 mdpl, kita jelas mendapatkan kesempatan untuk melakukan olahraga kardio, otomatis paru-paru kita berolahraga secara optimal saat mendaki, dan sekaligus menghirup oksigen bersih di hutan pegunungan yang jauh dari polusi.

Jalur hutan di sekitar puncak Halimun ini cukup jarang dilalui oleh para pendatang, paling banyak yang melintasi jalur ini adalah warga desa terdekat untuk mencari kayu atau memanen jamur liar untuk dikonsumsi atau dijual jika mendapat banyak hasil panen dari berkah dari hutan alam yang tidak selalu tersedia. Namun jalur ini juga bisa dihubungkan dengan jalur jalan Bendi yang indah menuju ke Paseban hingga puncak lainnya.

Nah, bonus saat ini yang kita dapatkan tentunya kita bisa berfoto selfie dengan pemandangan yang tidak biasa. Kebetulan foto yang penulis tampilkan adalah spot baru, setidaknya kata warga yang menemani penulis trekking tersebut. Dari puncak di kawasan ini, kita bisa melihat lembah dari Bekasi, Karawang hingga Jatiluhur.

Dan di puncak lainnya kita bisa melihat puncak Gunung Gede Pangrango. Menurut hemat penulis, bonus yang paling tak ternilai adalah kesempatan kita menikmati alam dengan suasana hutan yang sangat alami, oksigen bersih, udara segar, jauh dari kebisingan bahkan suara kendaraan bermotor pun tidak terdengar di jalur punggungan yang menghubungkan beberapa puncak di area ini.

Hutan yang asri dengan aroma alam, suara kicau atau cicit burung liar, suara alam berbagai jenis belalang menjadikan simfoni yang menyejukkan suasana hati kita. Tetapi mungkin juga alam memberi kita sedikit kerusakan, misalnya, paket yang merambat di dalam tubuh dan kemudian mem-vampir darah kita.

Ini sebenarnya tidak berbahaya, tapi yang pasti geli menakutkan. Begitu juga dengan tongkat rotan hutan yang durinya menyapa pakaian kita atau terkadang sedikit menusuk kulit kita. Ada banyak sekali jenis tanaman yang terlihat cantik, rasanya seperti diambil dan ditanam di pot menjadi koleksi langka di rumah.

Apakah ada kontak untuk menemani saya jika ingin melakukan trekking di sekitar puncak Halimun? Gampang carinya di Google Maps yaitu Telaga Pakuan atau langsung ke Kampung Babakan Banten ketemu Pak Hendrik yang semua warga tau, dijamin ramah sama kopi Arabica atau Robusta dari kebun sendiri karena daerah ini sentra penghasil kopi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250