Seorang Perempuan Di Cengkareng Melaporkan Pria Ke Polisi Terintimidasi Membawa Senjata Api

  • Whatsapp
Seorang wanita di Cengkareng, Jakarta Barat, berinisial SLU melaporkan pria berinisial S itu ke polisi. SLU merasa terintimidasi karena S membawa senjata api.
banner 300x250

Havana88 –  Seorang wanita di Cengkareng, Jakarta Barat, berinisial SLU melaporkan pria berinisial S itu ke polisi. SLU merasa terintimidasi karena S membawa senjata api. Namun, laporan SLU ditolak karena dianggap tidak ada tindak pidana.

Kasat Reskrim Polres Cengkareng, Iptu Bambang menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/7). Bambang mengatakan kejadian itu hanya salah paham.

Read More

Bambang menjelaskan, SLU merupakan penghuni sebuah unit apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat. Sedangkan S adalah penjual yang melakukan parkir di apartemen.

“Awalnya kendalanya ada keluhan dari warga City Gardens yang tidak terima pelaksanaan pembayaran portal parkir untuk masuk apartemen dan ruko,” kata Bambang saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Bambang, penyelenggaraan perparkiran sudah mendapatkan izin. Singkat cerita, SLU kemudian adu mulut dengan S saat ditanya soal pembangunan parkir.

Belajarlah lagi
poster
“Kemarin saksi S pemilik senjata api ada di sana sekitar pukul 17.00. Dia di sebelah apartemen, ada tanah kosong yang rencananya akan dibangun panti asuhan. Saat dia ke sana memeriksa lokasi, empat orang datang. , ada perempuan dan tiga orang lainnya merekamnya,” katanya.

S tidak suka direkam. Kemudian dia meminta SLU untuk berbicara di luar area parkir.

“Lalu dia (S) gigit gimana ya bilang, ‘Loh jadi kenapa record-record saya’. Sang ibu bertanya, ‘Nanti dibangun apa saja, kok dibikin pondasinya?’. Mendengar itu, dia (S) agak terpancing. Lalu, ‘Oke, ayo, Bu, jika Anda ingin bicara, saya akan mengklarifikasi yang ini. Jangan masuk ke dalam area ini, kita ke tempat parkir’, “jelasnya.

S Membawa pistol di pinggang
Saat cekcok, S terlihat membawa senjata api di pinggangnya. Hal inilah yang membuat SLU merasa terintimidasi.

“Ibunya tidak terima dan protes ke dia (S) dan sambil menjelaskan ‘ini…gini…’ dan tidak sengaja melihat senjata di pinggangnya (S),” ujarnya.

“Jadi ibu ini merasa terintimidasi, ingin mencoba membuat laporan,” tambahnya.

Usai kejadian, SLU mencoba membuat laporan ke Polsek Cengkareng. Namun, laporan itu ditolak.

“Nah, pada saat kejadian, senjata itu tidak digunakan, hanya terlihat posisinya di pinggang. Senjata itu ada di dalam sarung dan terekam di kamera video saat dia mengangkat tangannya. Jadi dari sudut pandang kriminal, tidak ada apa-apa,” katanya.

Meski begitu, polisi sudah meminta keterangan S. Untuk sementara, polisi mengamankan senjata S.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250