Seorang Model Asal Belgia Baru Minta Maaf Sekarang Atas Pose Tak Senonoh di Masjid 2 Tahun Lalu

  • Whatsapp
Seorang Model Asal Belgia Baru Minta Maaf Sekarang Atas Pose Tak Senonoh di Masjid 2 Tahun Lalu
banner 300x250

Havana88detik – Seorang model bernama Marisa Papen pernah dijatuhi hukuman penjara karena pemotretan kontroversialnya. Wanita Belgia itu ditahan polisi karena berpose tidak senonoh di Hagia Sophia, Turki. Menunjukkan dirinya mengekspos bagian intim sebuah tempat keagamaan, Marisa mengaku melakukan hal tersebut sebagai bentuk protes terhadap tirani agama. Dua tahun berlalu, dia baru saja meminta maaf.
Marisa Papen menghebohkan publik saat berpose di tengah Hagia Sophia, masjid Ottoman yang merupakan bekas gereja dan kini diabadikan sebagai museum. Apalagi, ini bukan kali pertama model seksi ini dilakukan. Sebelumnya ia juga kerap terlibat dalam pemotretan kontroversial di kawasan Cappadocia, kompleks kuil Mesir Karnak, hingga Vatikan.

Sebelum dijatuhi hukuman penjara, Marisa tampak tidak memiliki perasaan bersalah. Ia juga tak segan-segan mengakui bahwa dirinya adalah seorang eksibisionis atau suka menunjukkan organ vital atau perilaku seksual kepada orang lain. Namun kini Marisa sepertinya sudah berubah. Dalam unggahan terbarunya, di blog tersebut ia mengungkapkan rasa bersalahnya.

Read More

Marisa Papen mengaku aksi sebelumnya merupakan bentuk protes. Bersama dengan fotografer, dia ingin mencoba membantu orang keluar dari penjara yang dibuat karena pemerintahan dan agama.

“Kami semua sangat dibutakan dan dibodohi sehingga kami menerimanya. Kami tidak mempersoalkan lagu apa pun. Semuanya dikendalikan, dimanipulasi,” tulisnya.

Dalam artikel tersebut, ia meminta kesempatan untuk menjelaskan alasan dan filosofinya saat itu. “Saat saya berkunjung ke Turki tahun 2018, ada semangat cinta, didorong oleh mimpi kebersamaan. Karya saya sering dianggap kontroversial tapi hanya tubuh manusia yang mengedepankan kesetaraan dan kebebasan. Saya membuat gambar yang mengungkap perbedaan antara mengikuti dan kebebasan, “katanya.

Mengaku berniat memberi inspirasi, ia meminta maaf atas kejadian yang membawa masalah. “Niat saya adalah menginspirasi untuk membuat perbedaan yang positif, menutup celah dan mengungkap apa yang tersembunyi atau ditahan dalam bayang-bayang lingkungan. Bagi orang-orang yang mungkin dimanjakan dengan pernyataan artistik saya, mohon maaf,” tutup Marisa.

Meski begitu, Marisa Papen mengaku belum menyerah dalam mempromosikan filosofinya. Ke depannya, kami masih ingin merayakan tubuh manusia dan menyambut mereka yang ingin bergabung.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250