Rilis Kasus Prostitusi Online di Apartemen Green Pramuka

  • Whatsapp
Rilis Kasus Prostitusi Online di Apartemen Green Pramuka
banner 300x250

Havana88detik – Polisi mengungkap praktik prostitusi online di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat. Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kedelapan tersangka kasus tersebut berinisial SDQ (23), SE (16), GP (23) AM (DPO), MTW (DPO), FR (DPO), RND (DPO), dan SRL (DPO). Kedelapan orang tersebut diamankan sesuai perannya masing-masing.

“Tersangka SDQ adalah pria yang berperan menjemput, menyediakan tempat, menahan korban, dan menjual korban,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin saat dikonfirmasi, Selasa (12/2). / 1/2021).

Read More

Tersangka SDQ dikenal sebagai pelaku utama prostitusi online. Menurut Burhanuddin, tersangka SDQ bertanggung jawab menjemput salah satu korban yang berusia 13 tahun dan meyakinkan orang tua korban.

Tujuh tersangka lainnya, lanjut Burhanuddin, diketahui berperan memasarkan praktik prostitusi online di Apartemen Green Pramuka.

Ia menambahkan, dalam mencari pelanggan, pelaku menggunakan aplikasi di media sosial.

“Tersangka SDQ yang dibantu SE dan CP menawarkan layanan intim ini melalui aplikasi MiChat,” kata Burhanuddin.

Kasus tersebut kemudian terungkap saat korban berusia 13 tahun berhasil melarikan diri pada 17 Desember 2020. Korban kemudian memberitahu orangtuanya dan langsung melapor ke polisi.

Pada Sabtu (9/1) kemarin, polisi juga melakukan penggeledahan terhadap Tower Bougenville dan kawasan Tower Crisant Apartemen Green Pramuka yang diduga sebagai tempat prostitusi online. Hasilnya, 47 orang berhasil diamankan.

Akibat perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat Pasal 76 juncto Pasal 88 Undang-Undang Republik Indonesia juncto 35 tahun 2004 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 296 KUHP dan / atau Pasal 506 KUHP. dan / atau Pasal 333 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250