Ramai Isu Reshuffle Kabinet, Istana Sebut Jokowi Fokus Tangani Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Stafsus Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat ini fokus menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian yang terdampak.
banner 300x250

Havana88- Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Stafsus Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat ini fokus menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian yang terdampak. Hal itu disampaikan Faldo menanggapi isu reshuffle atau perombakan kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden Jokowi dalam waktu dekat.

“Fokus pemerintah hari ini adalah penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi,” kata Faldo kepada Liputan6.com, Rabu (8/9/2021).

Read More

Menurutnya, kabinet Indonesia Maju saat ini telah bekerja maksimal dalam mengatasi masalah kesehatan dan ekonomi akibat pandemi virus corona. Faldo menilai para menteri di kabinet juga solid dalam menjalani dan pulih dari situasi pandemi.

“Tim pemerintah hari ini sudah bekerja sangat baik. Tren kasus Covid-19 membaik, meski kita akan tetap waspada dan bersiap. Ini menjadi prioritas,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer meyakini Presiden Jokowi akan segera melakukan reshuffle atau perombakan kabinet dalam waktu dekat. Menurutnya, reshuffle ini perlu dilakukan agar Jokowi mewarisi good governance di masa jabatan keduanya.

“Informasi yang kami terima dalam waktu dekat antara September atau Oktober akan ada perombakan besar-besaran. Perombakan ini juga menjadi keharusan di pemerintahan Jokowi agar pemerintahan Jokowi terakhir meninggalkan warisan yang baik bagi pemerintahannya, yang masa jabatan keduanya kurang. dari optimal,” katanya saat itu. dihubungi, Selasa 7 September 2021.

Bukan Pemerintah Maksimal?

Menurutnya, pemerintahan yang kurang optimal ini disebabkan oleh kinerja para menteri yang tidak memahami maksud dan kehendak Presiden sendiri. Jadi, dia berharap ada reshuffle kabinet agar Jokowi meninggalkan ‘warisan’ yang baik meski reshuffle adalah hak prerogatifnya.

“Karena kita tidak ingin Presiden di pemerintahan keduanya meninggalkan warisan yang sangat buruk bagi bangsa ini, makanya kita minta segera dilakukan reshuffle. Salah satu yang patut di-reshuffle, yang selalu menimbulkan masalah adalah Pratikno,” ujarnya.

Immanuel menilai Menteri Sekretaris Negara Pratikno berkali-kali bermasalah dengan dokumen kenegaraan. Apalagi tugasnya menyaring keluar masuknya informasi yang berkaitan dengan kepentingan Presiden.

Menurut dia, selain Pratikno, menteri yang layak diganti adalah Menteri Perdagangan Mohammad Lutfi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250