Puluhan warga korban kebakaran Di Manggarai JAKSEL Memilih Mengungsi

  • Whatsapp
Sejumlah rumah di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Jakarta Selatan), terbakar. Puluhan korban kebakaran memilih mengungsi ke kelompok pemuda setempat.
banner 300x250

Havana88 –  Sejumlah rumah di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Jakarta Selatan), terbakar. Puluhan korban kebakaran memilih mengungsi ke kelompok pemuda setempat.

“Ada 70 (warga). Balita 10, lansia 12, tunagrahita 1, dewasa,” kata Ketua RT 11, Warsono saat ditemui di lokasi, Selasa (20/7/2021).

Read More

Puluhan warga mengungsi sejak Senin (19/7) sore. Warsono mengatakan, lokasi gerombolan pemuda itu bisa dimanfaatkan warga untuk tempat tinggal sementara.

“Mereka sudah mengungsi sejak kemarin sore. Saat kejadian, mereka langsung diarahkan ke sini. Ya, taruna tidak pakai itu kan,” kata Warsono.

Warga yang menjadi korban kebakaran sudah mendapat bantuan. Mereka mendapatkan makanan dan air untuk keperluan minum.

“Ya kalau bantuan sudah diberikan ya mulai kemarin. Kemarin sore saya dikasih makan, tadi pagi juga. Kemudian ada juga bantuan air minum dalam bentuk botol,” ujarnya.

Warsono mengatakan, penyebab kebakaran belum diketahui. Dia mengatakan polisi masih menyelidiki insiden tersebut.

“Ini masih diselidiki polisi. Kami belum tahu persis apa penyebabnya,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga, Suprihati, bersyukur bisa selamat dari bencana. Bersama warga lainnya, ia kini untuk sementara menempati kelompok pemuda.

“Ya namanya bencana, apa yang bisa kita lakukan. Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jika diberikan, apa yang ingin dikeluhkan? Bukan hanya satu orang yang terkena. Itu semua yang merugi,” kata Suprihati.
Ia juga percaya bahwa ada hikmah di balik tragedi ini. Karena itu, ia enggan mengeluh dan memilih bersabar menghadapi ujian.

“Yang penting saya selamat, hidup itu penting. Sudah ada yang mengatur rezeki saya, ya istilahnya rejeki bisa dicari. Kita juga tidak bisa menyalahkan pemerintah seperti itu. Saya yakin ada hikmah di dalamnya, “jelasnya.

Pasukan Oranye Membersihkan Puing-puing

Sementara itu, sejak pagi, Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye terlihat membersihkan puing-puing bangunan bekas kebakaran. Mereka juga membersihkan beberapa tempat lain agar tidak ada kotoran yang tertinggal.

Jumlah PPSU yang bekerja hingga siang hari pada pukul 12:27 WIB sebanyak 23 orang. Mereka juga menyapu jalan, dan membersihkan beberapa titik di lokasi.

Warga yang mengungsi di kelompok pemuda itu terlihat mengobrol, bermain, dan mengasuh anak-anaknya. Suasana di ruangan itu tampak cukup ramai.

Sementara itu, di Teras Pemuda Taruna, beberapa warga sekitar sedang menjaga makan siang. Mereka juga mencatat warga yang telah menerima makanan.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250