Polisi Telah Memeriksa Pemilik Toko Grosir Di Aceh Yang Mengundang Selebgram Herlin Kenza

  • Whatsapp
Polisi telah memeriksa pemilik toko grosir di Lhokseumawe, Aceh, yang mengundang selebriti Herlin Kenza. Pemilik toko diancam akan dijerat berdasarkan Undang-Undang Karantina Kesehatan.
banner 300x250

Havana88 –  Polisi telah memeriksa pemilik toko grosir di Lhokseumawe, Aceh, yang mengundang selebriti Herlin Kenza. Pemilik toko diancam akan dijerat berdasarkan Undang-Undang Karantina Kesehatan.

“Pemilik toko sudah diperiksa dengan beberapa saksi,” kata Kabag Humas Polda Aceh, Kombes Winardy, saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (21/7/2021).

Read More

Menurut Winardy, kasus tersebut akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengatakan, pasal yang dikenakan kepada pemilik warung sama dengan kasus kerumunan warung kopi di Banda Aceh.

“Pemilik toko berpeluang dikenakan Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 jo Pasal 55 KUHP tentang Karantina Kesehatan,” kata Winardy.

Selain itu, polisi akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk menangani kasus tersebut. Sedangkan Herlin Kenza dikabarkan akan diperiksa pekan ini.

“Videonya viral dan menimbulkan keresahan. Yang bersangkutan juga akan segera diperiksa terkait kerumunan itu,” jelas Winardy.

Sebelumnya, video kerumunan warga menyambut kedatangan Herlin di Aceh viral di media sosial. Polisi dan Satpol PP saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Video tersebut awalnya diunggah ke Instagram dan Tiktok sang selebritas, tetapi sejak itu telah dihapus. Kini video tersebut beredar di sejumlah akun lain.

Dalam video tersebut, terlihat warga menunggu selebgram wanita tersebut di depan toko. Video tersebut awalnya direkam dari dalam mobil yang ditumpangi selebgram. Setelah itu, selebgram turun ditemani sejumlah orang seolah-olah menjadi asisten.

Beberapa petugas tampak membubarkan massa. Orang-orang di sana merekam kedatangan Herlin Kenza dengan smartphone mereka. Video keramaian tersebut dikatakan terjadi di kawasan Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe.

Kabid Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarisi mengatakan, aksi massa diduga terjadi pada Jumat (16/7). Para selebriti tersebut dikabarkan datang ke lokasi untuk mempromosikan salah satu toko di sana.

“Menurut kabar, hanya endorsement saja,” kata Salman.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250