Polisi Selidiki Jenis Senjata Pelaku Penembakan Ustaz di Tangerang

  • Whatsapp
Polisi masih menyelidiki kasus penembakan Ustaz Alex di Tangerang. Salah satunya dengan mengetahui jenis senjata yang digunakan untuk menembak ustad yang bernama asli Armand.
banner 300x250

Havana88- Polisi masih menyelidiki kasus penembakan Ustaz Alex di Tangerang. Salah satunya dengan mengetahui jenis senjata yang digunakan untuk menembak ustad yang bernama asli Armand.

Kabag Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tim Laboratorium Forensik sedang menyelidiki jenis senjata yang terlibat dalam penembakan tersebut.

Read More

“Tim Labfor saat ini sedang menganalisis senjata yang digunakan pelaku. Tim masih bekerja,” kata Yusri kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Salah satu analisis tersebut adalah dengan memeriksa rekaman CCTV. Periksa juga proyektil peluru yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tim masih menganalisa CCTV karena kejadian sudah mulai gelap dan termasuk proyektil. Karena tembakannya menembus dan proyektil itu menyasar pintu rumah korban,” jelasnya.

Selain itu, dia menegaskan, penyidikan terus dilakukan oleh jajaran Polres Tangerang Kota dibantu Bareskrim Polda Metro Jaya salah satunya dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Polres Tangkot diback up Tindak Pidana PMJ. Kami sudah mengumpulkan bukti-bukti yang ada dan memeriksa beberapa saksi, termasuk saksi keluarga dan tetangga, dan akhirnya bersama-sama ada sekitar lima saksi,” kata Yusri terkait kasus penembakan ustadz tersebut.

Pelaku Diduga 2 Orang

Sebelumnya, Armand alias Ustaz Alex ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Naen Saba, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, usai melaksanakan shalat Maghrib berjamaah bersama putranya yang berusia 5 tahun di sebuah masjid terdekat.

“Pulang bersama anaknya yang berusia 5 tahun, anaknya lari duluan ke rumah. Anak itu melihat ada yang pakai baju hijau (terduga pelaku) di dekat pintu,” kata Ahmad Mangku, tetangga dan pengurus RW 05 Jalan. Naen Saba, Pinang, Kota Tangerang, Minggu. (19/9/2021).

Tanpa diduga, anak itu kemudian masuk ke dalam rumah. Pada saat yang sama, Ustaz Alex ditembak oleh OTK, yang suaranya terdengar seperti suara petasan. Seketika, korban Ustaz Alex berteriak bahwa dia telah ditembak.

“Saat dia (anak) masuk, dia mendengar suara petasan, korban berteriak, ‘Saya tertembak, saya tertembak. Anak itu lari lagi dan pelaku kabur,’ kata Ahmad.

Ahmad menjelaskan, ada dua tersangka yang terlibat dalam penembakan tersebut. Tembakan menembus pinggang korban dan melubangi pintu korban.

“Ada dua (diduga pelaku), satu tembakan sepertinya menembus pintu. Sekarang pelurunya jatuh ke genteng. Saya lihat dia (pelurunya) bentuknya seperti kuningan, sebesar kelingking,” ujarnya.

Ahmad menegaskan, akibat tembakan dengan barang bukti proyektil tersebut menembus dari sisi kanan perut korban hingga ke kiri dan melubangi pintu rumah korban hingga proyektil tersebut jatuh ke lantai.

“Saya lihat pelurunya ada di ubin (lantai), tembus dari sisi kanan ke pintu lalu pintunya berlubang. Jadi ditembak dari samping. Katanya peluru untuk berburu, menembak. binatang,” jelas Ahmad.

Sebagai informasi, Armand alias Ustaz Alex, warga Jalan Naen Saba, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang tewas setelah ditembak OTK di kediamannya, Sabtu (18/9) malam, diketahui warga sebagai ahli pengobatan alternatif. Ia juga merupakan penduduk asli daerah tersebut.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250