Polisi mengungkap pembacokan imam musala Al Iman telah direncanakan

  • Whatsapp
Polisi mengungkap pembacokan imam musala Al Iman telah direncanakan
banner 300x250

Havana88detikPolisi mengungkapkan, ada rencana penikaman imam mushola Al Iman, Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, Temanggung, Muhndori (69). Penusukan tersebut diduga terjadi saat korban berada di penghujung tahiyat.
“Di akhir pertemuan,” kata Kasat Reskrim Polsek Temanggung AKP Setyo Hermawan saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Penikaman itu terjadi pada Minggu (14/3), pukul 04.45 WIB. Istri korban, Trimah (55), yang bermaksud melindungi suaminya, ditusuk hingga meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUD Temanggung.

Setyo mengatakan motif penikaman itu karena masalah pribadi. Pihaknya menegaskan, kasus ini tidak terkait masalah kepercayaan atau agama.

“Kalau ceritanya bertetangga banyak, bukan hanya satu masalah, tapi yo, itu masalah pribadi yang tidak kemana-mana,” ujarnya.

Peristiwa penikaman Imam Subuh terjadi pada Minggu (14/3) pukul 04.45 WIB di Musala Al Iman, Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran. Tersangka M adalah tetangga korban dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, M dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati. Setyo mengatakan, ada dugaan yang memastikan adanya rencana penikaman itu.

“Iya perencanaan. Ya menyiapkan seperti tombak, terbuat dari kayu seperti tombak diberi pisau. Asah terus, mengasah bendo prosesnya mulai Jumat (12/3) siang,” jelas Setyo.

Sampai saat ini, kata Setyo, sudah ada lima saksi yang diperiksa. Polisi masih buka. Ada saksi lain yang akan diperiksa.

“Ini 5 orang terakhir, kami masih dalam proses menambah dan menambah. Sambil mengumpulkan calon saksi, nanti akan kami sortir,” kata Setyo.

Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Temanggung. Setyo mengatakan tidak ada gangguan jiwa bagi tersangka M (60).

“Tersangka sehat. Tidak ada (kelainan), sehat normal,” ujarnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250