Polisi Akan Periksa 7 Saksi Terkait Penganiayaan Muhammad Kece Hari Ini

  • Whatsapp
Polisi sedang memeriksa sejumlah saksi dalam kasus penganiayaan terhadap tersangka dugaan penistaan ​​agama, Muhammad Kece. Enam orang sudah diperiksa.
banner 300x250

Havana88- Polisi sedang memeriksa sejumlah saksi dalam kasus penganiayaan terhadap tersangka dugaan penistaan ​​agama, Muhammad Kece. Enam orang sudah diperiksa.

“Sudah ada enam saksi yang diperiksa, termasuk korban,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi Antara, di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Read More

Saksi yang dimintai keterangan tersebut adalah narapidana atau tahanan di Rutan Bareskrim Polri serta sipir atau petugas lapas.

Sementara itu, hari ini, polisi menjadwalkan pemeriksaan tujuh saksi terkait penganiayaan terhadap Muhammad Kece. “Hari ini dijadwalkan akan memeriksa tujuh saksi lagi,” kata Andi.

Ia menambahkan, tujuh saksi yang diperiksa hari ini terdiri dari empat petugas dan tiga tahanan di Bareskrim Polri.

Jadi, jika ketujuh saksi itu diperiksa hari ini, maka jumlah saksi yang diperiksa penyidik ​​menjadi 13 orang. Mereka terdiri dari narapidana dan petugas lapas, termasuk Muhammad Kece.

Penganiayaan

Sebelumnya, selain dianiaya oleh Irjen Pol Napoleon Bonaparte, M Kece juga diolesi kotoran manusia di wajah dan tubuhnya oleh pelapor.

M Kece telah membuat laporan polisi atas peristiwa penganiayaan yang dialaminya di Bareskrim Polri pada 26 Agustus 2021. Dalam laporan tersebut, Irjen Pol Napoleon Bonaparte adalah pihak terlapor.

Penyidik ​​Bareskrim Polri telah menindaklanjuti laporan polisi tersebut, dengan menaikkan status ke tahap penyidikan, memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait untuk menetapkan tersangka lebih lanjut.

Muhammad Kosman alias Muhammad Kece ditangkap Direktorat Cyber ​​Crime Polri bersama Polda Bali di tempat persembunyiannya setelah video penghinaan terhadap simbol-simbol agama menjadi viral.

Penangkapan dilakukan pada Selasa, 24 Agustus 2021 di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada pukul 19.30 WIB.

Kemudian Kece diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa dan ditahan di Bareskrim Polri pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Kece kemudian ditahan selama 20 hari terhitung mulai 25 Agustus hingga 13 September 2021. Hingga kini, masa penahanannya diperpanjang.

Aniaya Muhammad Kece, Inspektur Jenderal Napoleon: Saya siap bertanggung jawab

Terpidana kasus suap dari Djoko Tjandra, Napoleon Bonaparte, menyatakan siap bertanggung jawab atas penganiayaan yang dilakukan terhadap Muhammad Kece di Bareskrim Polri.

Ia mengaku menganiaya Muhammad Kece karena Youtuber tersebut dinilai telah menghina Islam melalui kontennya.

“Akhirnya saya akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan saya terhadap KACE… apapun resikonya,” kata Napoleon dalam surat terbuka yang dikonfirmasi kuasa hukumnya, Putri Maya Rumanti saat dihubungi, Minggu (19/9/2021).

Napoleon mengatakan dia dibesarkan oleh keluarga Muslim yang menganut aturan Islam. Baginya, Muhammad Kece telah melakukan penghinaan terhadap agamanya, sehingga terjadilah penganiayaan.

“Selain itu, tindakan KACE dan orang-orang tertentu SANGAT BERBAHAYA persatuan, kesatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia,” jelas Napoleon.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250