Polda Metro Jaya Telah Menangkap Pelaku Penipuan Modus Rekrutmen Anggota Satpol PP DKI Jakarta

  • Whatsapp
Polda Metro Jaya telah memeriksa 2 tersangka pelaku penipuan modus rekrutmen anggota Satpol PP DKI Jakarta. Dari 2 orang tersebut, hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni seorang pria berinisial YF.
banner 300x250

Havana88 –  Polda Metro Jaya telah memeriksa 2 tersangka pelaku penipuan modus rekrutmen anggota Satpol PP DKI Jakarta. Dari 2 orang tersebut, hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni seorang pria berinisial YF.

“Yang bersangkutan sudah kami amankan sebagai tersangka, yang bersangkutan akan kami proses,” kata Kabag Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/7/2021). .

Read More

Sebelumnya, polisi menerima delegasi 2 tersangka pelaku penipuan dari Satpol PP DKI Jakarta, yakni YF dan BA. Namun, dari hasil pemeriksaan polisi, hanya tersangka YF yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan wanita berinisial BA menjadi saksi. BA adalah bibi dari tersangka YF.

“Bahwa YF mengaku kepada tantenya (BA) yang tinggal serumah, bahwa dia pegawai Satpol PP. Yang tadi Saudara sebutkan (BA) itu saksi, itu tantenya,” jelas Yusri menjawab pertanyaan tentang status BA.

Yusri mengatakan BA tidak mengetahui YF melakukan penipuan. Pasalnya, YF telah mengaku kepada BA sebagai anggota Satpol PP DKI Jakarta.

“Hanya, dia tahu ‘keponakan saya anggota Satpol PP’ dengan posisi yang baik dan bisa menerima orang sebagai pegawai Satpol PP,” katanya.

BA baru sadar ditipu YS setelah penipuan YF terbongkar.

“Tertipu dalam arti kata – karena dia (YF) tinggal bersama bibinya (BA) di rumah yang sama – dia adalah saksi. Saya tegaskan lagi YF tersangka, ada 9 korban,” Yusri dijelaskan.

Saat ini YF ditahan di Polda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Sebelumnya, Satpol PP DKI Jakarta mengungkap kecurangan yang mengatasnamakan ‘rekrutmen’ anggota Satpol PP DKI Jakarta. Ada dua tersangka pelaku berinisial YF dan BA yang telah menipu sembilan orang dengan mempekerjakan mereka layaknya anggota Satpol PP.

“Pada Senin 26 Juli 2021, kasus dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen rekrutmen Satpol PP DKI Jakarta dilakukan oleh Satpol PP yang diduga Saudara YF dan Saudara BA,” tulis akun Instagram resmi satpolpp.dki, Senin. (26/7). ).

Satpol PP menjelaskan, para korban diminta menyetor Rp 5-25 juta untuk menjadi anggota resmi Satpol PP. Setelah itu, para korban mulai bekerja layaknya anggota resmi Satpol PP sejak akhir Mei lalu.

Aksi penipuan ini tidak berhenti sampai di sini. Satpol PP DKI bahkan mendeteksi sejumlah nama lain dalam rekrutmen ilegal ini, seperti Dinas Ciptakarya dan Dinas Perhubungan yang akan direkrut pada Januari 2022.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250