Pergerakan harga emas Antam atau logam mulia diramal akan terus mengalami penurunan

  • Whatsapp
Pergerakan harga emas Antam atau logam mulia diramal akan terus mengalami penurunan
banner 300x250

Havana88detik – Pergerakan harga emas atau logam mulia Antam diprediksi terus menurun. Hal ini disebabkan sentimen positif pemulihan ekonomi melalui vaksinasi yang mulai gencar dilakukan.
Jika kita melihat harga emas Antam hari ini turun Rp. 9.000 dari posisi kemarin menjadi Rp. 915.000 per gram. Namun harga tersebut mengalami penurunan sebesar Rp150.000 per gram dari posisi tertinggi Rp1.065.000 per gram pada 7 Agustus 2020.

“Emas memang dalam trend menurun. Jika menguat, maka penguatan dibatasi maka akan turun. Satu hal yang mempengaruhi emas adalah mengalami pelemahan, salah satunya saat ini vaksinasi di beberapa negara antara lain Inggris, Eropa dan Amerika, kata Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi kepada detikcom, Selasa (9/3/2021).

Read More

Harga emas global di pasar spot diperkirakan akan terus merosot ke level US $ 1.600 per troy ounce (toz), yang saat ini berada di level US $ 1.676 per toz. Tiap troy ounce setara dengan 31,103 gram emas, jadi level terendahnya sekitar Rp840.836 per gram dengan asumsi kurs Rp14.400.

Setelah jatuh atau menyentuh level terendah pada Maret-April 2021, kata Ibrahim, harga emas berangsur-angsur akan naik kembali.

“Kemungkinan besar emas ini akan turun dan akan jatuh di level US $ 1.600 per troy ounce dan setelah itu akan rebound lagi. Kemungkinan besar jika tidak bulan ini, mungkin April. Tapi kemungkinan besar di bulan Maret ini akan memukulnya. di AS. $ 1.600 per troy ounce, “katanya.

Hal senada dikatakan Analis Komoditas, Ariston Tjendra. Tren penurunan harga emas disebabkan prospek pemulihan ekonomi yang ditunjukkan dengan adanya vaksinasi.

“Secara keseluruhan ada tren penurunan harga emas karena prospek pemulihan ekonomi. Hal ini ditunjukkan dengan membaiknya data ekonomi. Pengendalian virus COVID dengan kemajuan vaksinasi juga menambah ekspektasi pemulihan ekonomi karena virus COVID-19 yang menjadi sumbernya. perlambatan ekonomi, “tambahnya.

Pergerakan harga emas atau logam mulia Antam diprediksi terus menurun. Hal ini disebabkan sentimen positif pemulihan ekonomi melalui vaksinasi yang mulai gencar dilakukan.
Jika kita melihat harga emas Antam hari ini turun Rp. 9.000 dari posisi kemarin menjadi Rp. 915.000 per gram. Namun harga tersebut mengalami penurunan sebesar Rp150.000 per gram dari posisi tertinggi Rp1.065.000 per gram pada 7 Agustus 2020.

“Emas memang dalam trend menurun. Jika menguat, maka penguatan dibatasi maka akan turun. Satu hal yang mempengaruhi emas adalah mengalami pelemahan, salah satunya saat ini vaksinasi di beberapa negara antara lain Inggris, Eropa dan Amerika, kata Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi kepada detikcom, Selasa (9/3/2021).

Harga emas global di pasar spot diperkirakan akan terus merosot ke level US $ 1.600 per troy ounce (toz), yang saat ini berada di level US $ 1.676 per toz. Tiap troy ounce setara dengan 31,103 gram emas, jadi level terendahnya sekitar Rp840.836 per gram dengan asumsi kurs Rp14.400.

Setelah jatuh atau menyentuh level terendah pada Maret-April 2021, kata Ibrahim, harga emas berangsur-angsur akan naik kembali.

“Kemungkinan besar emas ini akan turun dan akan jatuh di level US $ 1.600 per troy ounce dan setelah itu akan rebound lagi. Kemungkinan besar jika tidak bulan ini, mungkin April. Tapi kemungkinan besar di bulan Maret ini akan memukulnya. di AS. $ 1.600 per troy ounce, “katanya.

Hal senada dikatakan Analis Komoditas, Ariston Tjendra. Tren penurunan harga emas disebabkan prospek pemulihan ekonomi yang ditunjukkan dengan adanya vaksinasi.

“Secara keseluruhan ada tren penurunan harga emas karena prospek pemulihan ekonomi. Hal ini ditunjukkan dengan membaiknya data ekonomi. Pengendalian virus COVID dengan kemajuan vaksinasi juga menambah ekspektasi pemulihan ekonomi karena virus COVID-19 yang menjadi sumbernya. perlambatan ekonomi, “tambahnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250