Penumpang KAI Maksimal 3 Hari Sebelum Berangkat Harus Menunjukan Tes GeNose

  • Whatsapp
KAI menyatakan penumpang KA Jarak Jauh dapat melampirkan hasil tes GeNose negatif covid-19
banner 300x250

Havana88detik – Penumpang kereta api (KA) jarak jauh harus menunjukkan sertifikat hasil pemeriksaan GeNose Test atau Rapid Antigen Test atau RT-PCR negatif menyatakan Covid-19 sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan dari 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Sertifikat hasil Covid-19 negatif dari GeNose Test atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan RT-PCR, pengambilan sampel dalam jangka waktu maksimal 3×24 jam sebelum waktu pemberangkatan. Persyaratan ini tidak wajib untuk pelanggan di bawah usia 12 tahun.

Read More

Ketentuan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pedoman Perjalanan Orang Dengan Angkutan Kereta Api Saat Pandemi Covid-19.

VP Humas KAI, Joni Martinus menjelaskan, layanan pemeriksaan Uji GeNose di stasiun tersebut rencananya akan tersedia secara bertahap mulai 5 Februari 2021. Saat ini dalam tahap persiapan bersama Universitas Gadjah Mada dan PT Rajawali Nusantara Indonesia ( RNI).

“Untuk tahap awal rencananya akan diberikan di stasiun Gambir dan Yogyakarta dulu,” kata Joni.

Untuk saat ini, KAI telah menyediakan layanan Antigen Rapid Test di 46 stasiun dengan harga Rp 105.000. Pelanggan yang ingin melakukan rapid antigen test di stasiun wajib menyiapkan tiket KA Jarak Jauh atau kode booking berbayar dan kartu identitas asli.

Ke 46 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan.

Kemudian, Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Mojokerto, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Martapura, dan Baturaja.

Setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, kehilangan bau badan, diare, dan demam), suhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat Celcius, memakai masker kain 3 lapis atau medis. masker yang menutupi hidung dan mulut, serta dianjurkan memakai pakaian berlengan panjang.

Pelanggan juga tidak diperbolehkan berbicara satu arah atau dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan. Bagi penumpang kereta api yang perjalanannya kurang dari 2 jam dilarang makan dan minum, terkecuali bagi perorangan yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang bila tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut. .

Joni menambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M, yakni memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

“KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api,” kata Joni.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250