Pengamat: Safari Politik Airlangga Demi Membaca Peluang Koalisi di 2024

  • Whatsapp
Pengamat Komunikasi Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berpeluang menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum 2024.
banner 300x250

Havana88- Pengamat Komunikasi Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berpeluang menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum 2024.

“Airlangga memiliki modal besar untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2024,” kata Hendri dalam keterangannya, Senin (4/10/2021).

Read More

Karena itu, menurut Hendri, safari politik yang dilakukan Airlangga Hartarto baru-baru ini adalah mencari peluang koalisi pada 2024. Menurut Hendri, hal tersebut merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh para elite politik.

“Safari politik itu bagus untuk kepentingan politik. Ini sekaligus untuk membaca peluang koalisi dengan parpol lain,” katanya.

Seperti diketahui, Airlangga yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian belakangan ini rajin menggelar safari politik. Ia mengunjungi beberapa pimpinan umum parpol, termasuk tokoh-tokoh potensial.

Beberapa nama yang dikunjungi Airlangga antara lain Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Akibat safari politik tersebut, beberapa pengamat mulai memetakan potensi koalisi pada 2024, termasuk potensi calon pendamping Airlangga. Dari beberapa nama yang muncul, duet Airlangga-Muhaimin dan Airlangga-Ganjar belakangan ini sering dibicarakan.

Duet Airlangga-Muhaimin dianggap ideal

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, mengatakan dari sisi karakter, Airlangga bisa dimiliki oleh semua golongan, termasuk golongan agama.

“Dari segi gestur, Airlangga tidak terlihat canggung berada di sekitar santri. Ini pertanda kuat bahwa Airlangga berpeluang mendapatkan ceruk untuk pesantren,” kata Dedi.

Dedi juga menilai kolaborasi antara calon presiden 2024 memang mengarah pada komposisi nasionalis-religius. Menurut Dedi, duet nasionalis-religius seperti Jokowi-Ma’ruf Amin yang memenangkan kontes 2019.

Karena itu, menurut Dedi, duet Airlangga-Muhaimin bisa menjadi pasangan ideal yang memadukan nasionalisme dan agama.

“Airlangga-Muhaimin bisa jadi pasangan akomodatif, PKB sendiri (masih) berpeluang, mengingat partai politik berbasis pemilih Islam terbesar, sedangkan Golkar tentu tidak perlu meragukan komposisi atau karakter kadernya,” kata Dedi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250