Pemerintah Diminta Kirim Pesan Jelas Ke Publik Atas Melonjaknya Covid 19

  • Whatsapp
Ketua Komite Penasihat COVID-19 Jepang, Shigeru Omi, pada Kamis (29/07) memperingatkan bahwa negara itu menghadapi situasi paling serius sejak merebaknya pandemi COVID-19.
banner 300x250

Havana88 –  Ketua Komite Penasihat COVID-19 Jepang, Shigeru Omi, pada Kamis (29/07) memperingatkan bahwa negara itu menghadapi situasi paling serius sejak merebaknya pandemi COVID-19. Dia mendesak pemerintah untuk mengirim pesan “jelas dan kuat” untuk menanggapi potensi peningkatan risiko, termasuk pada sistem kesehatan.

Tuan rumah Olimpiade, kota Tokyo, mencatat 3.177 kasus baru COVID-19 pada Rabu (28/07), kembali menjadi rekor tertinggi dalam dua hari berturut-turut. Dilaporkan bahwa kasus harian nasional COVID-19 memecahkan 9.500 kasus untuk pertama kalinya.

Read More

“Krisis terbesar adalah bahwa orang tidak memiliki pemahaman yang sama tentang risiko,” kata Shigeru Omi kepada panel parlemen. “Jumlah (kasus Tokyo) melampaui 3.000 dan ini mungkin memiliki beberapa efek pembawa pesan. Tanpa melewatkan kesempatan ini, saya ingin pemerintah mengirim pesan yang lebih kuat dan lebih jelas.”

Prioritas Jepang untuk memvaksinasi kaum muda
Omi mengatakan meskipun vaksinasi merupakan salah satu cara untuk melawan virus corona, ada lebih banyak faktor yang mengancam peningkatan jumlah kasus, termasuk varian Delta yang sangat menular dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap pembatasan dan penyelenggaraan Olimpiade.

Sementara itu, Menteri Urusan Vaksin Taro Kono mengatakan, pihaknya kini memprioritaskan vaksinasi untuk kalangan muda. Kono mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa pemerintah menargetkan untuk menyuntikkan satu juta dosis per hari.

“Kalaupun kita sedikit melambat, saya tidak keberatan. Terutama kita perlu menjangkau orang-orang yang lebih muda, sehingga mereka akan merasa perlu divaksinasi,” kata Kono.

“Jika kita bisa memvaksinasi (mereka yang berusia) 20-an atau 30-an pada 80% atau lebih tinggi, itu akan menjadi angka yang bagus untuk saya.”

Dilaporkan bahwa hanya 26,5% dari total penduduk Jepang yang telah divaksinasi dalam dosis penuh sejak peluncuran program vaksinasi.

Kasus COVID-19 terkait Olimpiade meningkat
Lonjakan kasus telah menambah kekhawatiran atas Olimpiade Tokyo yang sedang berlangsung. Ajang olahraga internasional terbesar di dunia itu digelar dalam kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya, salah satunya adalah larangan penonton.

Atlet, staf, dan anggota media harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat termasuk tes rutin untuk mencegah penyebaran virus di dalam “gelembung Olimpiade.”

Penyelenggara pada Kamis (29/07) mengumumkan ada 24 kasus baru terkait Olimpiade, tiga di antaranya adalah atlet. Ada total 193 kasus COVID-19 terkait Olimpiade sejak 1 Juli.

Sebelumnya, banyak warga Jepang yang khawatir masuknya atlet asing dan tim olimpiadenya akan menambah jumlah kasus di Negeri Sakura itu. Pemerintah sendiri telah menyatakan keadaan darurat di Tokyo hingga 22 Agustus.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250