Padat Karya Tunai Sasar 655 Ribu Orang, Totalnya Rp 13 T

  • Whatsapp
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, proyek pemerintah pada 2022 diproyeksikan menyerap 655.000 tenaga kerja melalui program padat karya.
banner 300x250

Havana88Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, proyek pemerintah pada 2022 diproyeksikan menyerap 655.000 tenaga kerja melalui program padat karya.

“Pekerjaan padat karya tahun 2022 akan dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat, swakelola, dan kontraktual dengan perkiraan penyerapan tenaga kerja 665.000 orang dengan total pagu anggaran Rp 13,64 triliun,” kata Basuki dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI yang disiarkan langsung melalui YouTube, Kamis. (26/8/2021).

Read More

Secara rinci, dalam paparannya, Basuki menjelaskan bahwa rencana program padat karya pada tahun 2022 mencakup beberapa hal yaitu Sumber Daya Air (SDA) dengan anggaran sebesar Rp. 205 ribu orang), Permukiman dengan anggaran Rp 1,84 triliun (56 ribu orang) dan program padat karya jalan dan jembatan dengan anggaran Rp 4,50 triliun (69 ribu orang).

“Ada beberapa catatan tentang padat karya ini Pak, pertama tentang padat karya bidang jalan dan jembatan. Mungkin nanti kita di masyarakat akan mengevaluasi pelaksanaannya agar memudahkan bapak-bapak di daerah pemilihannya masing-masing, ” dia berkata.

“Sebisa mungkin nanti tahun 2022 dan 2023 kerja cash-intensif akan dipertahankan dari refocusing, sehingga program-program untuk bapak-bapak di dapil bisa kita laksanakan,” kata Basuki yang disambut tepuk tangan anggota dewan.

Selain itu, Basuki juga melaporkan RKA-KL 2022 dengan pagu anggaran Rp 100,59 triliun. Secara rinci, belanja operasional pegawai sebesar Rp. 3,31 triliun, belanja operasional barang Rp. 2,51 triliun, anggaran pendidikan Rp. 4,59 triliun, dan belanja non operasional sebesar Rp. 90,40 triliun.

Kemudian, realisasi APBN 2021 melalui padat karya tunai telah mencapai Rp. 14,37 triliun atau 61,83% dari total anggaran Rp. 23,24 triliun. Pihaknya mencatat realisasi fisik sebesar 58,7% dan progres penyerapan tenaga kerja mencapai 899.031 orang atau 72,93 persen dari total target penyerapan tenaga kerja sebesar 1,23 juta tenaga kerja pada tahun 2021.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250