ONIC Monyet, Berangkat dari CS:GO Kini Sukses di Valorant!

  • Whatsapp
ONIC Monyet, Berangkat dari CS:GO Kini Sukses di Valorant!
banner 300x250

Havana88 – Cahya Nugraha adalah laki-laki kelahiran Pulau Dewata yang sejak kecil suka bermain game, sama seperti kebanyakan dari kita. Cahya mulai terjun ke dunia esports pada tahun 2018. Saat itu ia cukup jago bermain CS:GO dan memutuskan untuk mengikuti turnamen LAN di Bali. Sejak saat itu, Cahya menyadari bahwa berkarir di esports adalah pilihan yang ingin ia kejar.

Saat Valorant dirilis oleh Riot Games pada pertengahan tahun 2020, pemain yang mengidolakan simple ini pun mencicipi Valorant. Dengan pengalamannya bermain CS selama beberapa tahun, tidak sulit bagi Cahya untuk mencapai peringkat tinggi di Valorant karena CS:GO dan Valorant menawarkan gameplay yang cukup mirip.

Read More

Seperti yang kita ketahui bersama, Riot Games gencar membuat turnamen regional sejak Valorant rilis. Dimulai dengan seri Ignition hingga sekarang VCT, Riot Games melakukan semua itu untuk membangun ekosistem esports Valorant global. Cahya yang menyadari hal tersebut akhirnya mulai fokus berlatih game Valorant di sela-sela kesibukannya belajar. Berbicara soal nama panggilan, alasan Cahya memilih ‘Monyet’ cukup unik. Dikatakan kepada Esports ID, ketika dia bermain CS:GO dulu, teman-temannya sering mengatakan bahwa Cahya bermain seperti monyet. Dia sering melompat-lompat saat menembak. Karena itulah Cahya memilih ‘Monyet’ sebagai nama panggilannya di Valorant. Selain menjadi pembeda, nama tersebut juga memiliki sejarah tersendiri.

Sebelum bergabung dengan ONIC Esports, Monkey telah berkompetisi dengan beberapa tim di turnamen lokal dan menunjukkan hasil yang positif. Monyet dikenal sebagai pemain agresif dan didukung oleh tujuan yang mengesankan. Agen duelist favoritnya adalah Jett.

Undangan untuk bergabung dengan ONIC Esports datang ketika ValdyN, salah satu roster ONIC Valorant, menghubungi Monkey dan memintanya untuk mencoba bersama tim sebagai pemain ke-5. Menyadari bahwa itu adalah kesempatan yang baik baginya untuk memulai karir, Monkey tidak menyia-nyiakan undangan tersebut.

Usia Monyet bisa dikatakan cukup muda saat memasuki dunia esports. Pria kelahiran 2005 ini baru saja masuk SMA namun bulan depan akan mewakili Indonesia di turnamen se-Asia Tenggara. Bersama ONIC Monkey berhasil memenangkan beberapa turnamen lokal hingga puncaknya di Valorant Challengers Indonesia minggu ke-1.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250