Oknum TNI Tempelkan Kuping Warga Ke Knalpot Kembali Berdinas Usai Ditahan

  • Whatsapp
Personel TNI yang terjebak telinga masyarakat di knalpot sepeda motor di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Serka S kini telah dibebaskan dan kembali bertugas sebagai Babinsa.
banner 300x250

Havana88 –  Personel TNI yang terjebak telinga masyarakat di knalpot sepeda motor di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Serka S kini telah dibebaskan dan kembali bertugas sebagai Babinsa. Serka S sebelumnya ditahan di Denpom Korem 162 Wira Bhakti NTB dan sedang menjalani pemeriksaan.

“Setelah hasil pemeriksaan dinyatakan tidak bersalah, maka yang bersangkutan otomatis bisa kembali bertugas dan barang bukti akan langsung bertindak bersama masyarakat binaan di lapangan,” kata Danrem 162 WB Brigjen Achmad Rizal Ramdhani. di detikcom Selasa (23/8/2021).

Read More

Ia mengatakan, sejak video kekerasan terhadap warga viral di media sosial, Sersan S langsung dipanggil dan ditahan di Denpom untuk diberikan pembinaan dan dinyatakan tidak bersalah.

“Sudah dinyatakan dari dulu bahwa yang bersangkutan tidak ditahan tetapi sudah diperiksa sehingga situasi kasusnya jelas,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Danrem 162/Wira Bakti (WB), Nusa Tenggara Barat (NTB) Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani menahan personelnya yang videonya viral karena menempelkan telinga warga ke knalpot sepeda motor. Rizal menegaskan pembinaan kepada warga harus dilakukan lebih manusiawi.

“Sebelum menyebar, kita ambil langkah. Seperti sebelum anak dihukum, saya sebagai bapak anggota (TNI) ini, kita amankan dulu di Denpom,” kata Brigjen Rizal.

Personel TNI yang diketahui berinisial Sersan S itu adalah Babinsa Koramil 1608-07/Monta Kodim 1608/Bima. Penahanan dilakukan agar tidak ada lagi anggota TNI, khususnya di bawah naungan Korem 162/WB, menegur warga secara tidak manusiawi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250