Menparekraf Klarifikasi soal Menko Marves Larang Turis Backpacker ke Indonesia

  • Whatsapp
Menparekraf Sandiaga Uno mengklarifikasi soal Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, tentang larangan turis backpacker berkunjung ke Bali dan Indonesia.
banner 300x250

Havana88 –   Menparekraf Sandiaga Uno mengklarifikasi soal Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, tentang larangan turis backpacker berkunjung ke Bali dan Indonesia. Sandiaga menyebut
Indonesia menerima semua turis asing, tanpa terkecuali.

Menurut Sandiaga, Luhut menginginkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Wisman yang berkualitas dalam hal lenght of stay atau lama tinggal dan pengeluaran atau spending.

Read More

“Ini perlu saya klarifikasi, karena sudah bicara dengan beliau (Luhut). Yang dimaksud beliau adalah kita menginginkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dari segi length of stay dan quality spending,” kata Sandiaga di hotel Kokoon Banyuwangi, Sabtu (18/9/2021).

“Saya ini jika traveling pakai backpack. Berarti saya tidak boleh dong berwisata,” tambahnya.

Menurutnya wisman yang dilarang ke Indonesia adalah yang tidak menjaga protokol kesehatan, lingkungan dan memberatkan karena membuat onar.

“Yang dimaksud backpaker ini yang disalah artikan. Yang dimaksud itu para wisatawan yang tidak menjaga protokol kesehatan, para backpact yang tidak menjaga lingkungan, yang dimaksud backpack yang justru memberatkan datang kesini, bukannya memberikan kontribusi perekonomian tapi selalu melanggar aturan. Itu yang dimaksud beliau,” tambahnya.

Ia mengatakan Indonesia terbuka untuk semua wisatawan asing selama menggerakkan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja.

“Tinggal di Indonesia sebagai tamu dan kita akan berikan pelayanan terbaik dan pulang sebagai keluarga kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengaku sedang mempersiapkan skema pembukaan pariwisata Bali untuk internasional. Luhut berencana membuka Bali untuk wisman saat penerapkan PPKM Level 2.

Kita lagi siapkan, kami sudah rapatkan di Jakarta kemarin, tadi sudah disampaikan ke Pak Gubernur (Bali Wayan Koster), kami sudah siapkan semuanya,” kata Luhut seperti dikuti dari siaran pers Kemenparekraf.

Luhut mengatakan Indonesia akan menyaring wisman yang masuk ke Bali. Luhut tak ingin jenis wisman ala backpacker, tapi mencari wisman yang berkualitas.

“Selanjutnya turis yang datang itu kita saring. Kita enggak mau backpacker yang datang agar Bali itu bersih, orang yang datang berkualitas,” kata dia.

 

 

 

banner 300x250

Related posts

banner 300x250