Menebak Bagaimana Skema Permainan AC Milan Bersama Olivier Giroud

  • Whatsapp
AC Milan resmi mendapatkan striker peraih Piala Dunia 2018, Olivier Giroud. Striker berusia 35 tahun itu resmi direkrut Rossoneri dari Chelsea pada Sabtu (17/7) kemarin.
banner 300x250

Havana88- AC Milan resmi mendapatkan striker peraih Piala Dunia 2018, Olivier Giroud. Striker berusia 35 tahun itu resmi direkrut Rossoneri dari Chelsea pada Sabtu (17/7) kemarin.

Direkrut dengan mahar 1 juta euro, Giroud diplot penerus Mario Mand?ukić . Striker Kroasia meninggalkan AC Milan musim panas ini setelah bermain hanya 10 pertandingan dan tanpa mencetak gol.

Read More

Kedatangan penyerang berusia 35 tahun itu menjadi amunisi tambahan bagi lini serang Il Diavolo Rosso. Striker ini memiliki rekor bagus, mencetak 39 gol dalam 114 pertandingan untuk Chelsea, di mana musim lalu ia membantu The Blues mengamankan trofi Liga Champions.

Kehadiran Giroud di lini serang Milan sedikit banyak diharapkan bisa meringankan beban Zlatan Ibrahimovic. Dalam dua musim terakhir, AC Milan kerap mengandalkan penyerang berusia 39 tahun itu, di mana Zlatan sendiri sedang tidak dalam kondisi fisik yang sangat baik karena faktor usia.

Selain Zlatan, AC Milan memiliki beberapa penyerang seperti Rafael Leão, Daniel Maldini, Ante Rebic, dan Lorenzo Colombo. Lantas bagaimana dengan skema permainan Milan dengan kehadiran Giroud musim depan? Formasi berikut mungkin bisa digunakan Stefano Pioli dengan kedatangan pemain yang disamakan dengan Go-Kart tersebut.

4-2-3-1

Sejak menjadi manajer AC Milan, Pioli suka memainkan skema 4-2-3-1 dengan Zlatan sebagai ujung tombaknya. Namun seiring bertambahnya usia, Zlatan kerap cedera dan membuat Stefano Pioli bingung memikirkan pengganti yang cocok saat Zlatan cedera.

Kedatangan Olivier Giroud dinilai bisa menggantikan posisi Zlatan. Striker timnas Prancis tersebut memiliki gaya bermain yang mirip dengan Zlatan sebagai striker nomor sembilan, di mana mereka cukup fit dan akan dimanjakan dengan asupan bola dari para gelandang kreatif Rossoneri.

Namun, formasi ini juga berpotensi membuat Giroud duduk di bangku cadangan. Pasalnya, performa Zlatan sebagai penyerang utama Milan sejauh ini masih cukup bagus, di mana ia telah mengoleksi 17 gol dan 3 assist dalam 27 laga musim 2020/21 bersama Milan.

Maka Giroud harus bekerja keras untuk menggantikan Zlatan sebagai penyerang utama Rossoneri dalam skema ini.

4-4-2

Kedatangan Giroud membuat Pioli memiliki lebih banyak opsi dalam skema permainannya. Salah satu yang bisa dia coba adalah skema dua striker, dengan Giroud dan Zlatan bermain secara bersamaan.

Karena memiliki gaya bermain yang mirip, baik Giroud maupun Zlatan harus melakukan penyesuaian gaya bermain mereka dalam skema ini. Salah satunya harus bertugas menahan bola sedangkan yang lain harus waspada di kotak penalti.

Giroud mungkin diplot sebagai striker yang turun ke belakang untuk mengambil dan menahan bola, sedangkan Ibra yang sudah berusia lanjut bisa lebih sering berada di kotak penalti. Jika skema ini bisa diterapkan, Milan bisa memiliki duet maut baru di lini serangnya

4-3-1-2

Variasi lain yang bisa dicoba Pioli adalah memasangkan Giroud dan Zlatan di lini serang dengan bantuan seorang playmaker di belakang keduanya dalam skema 4-3-1-2.

Dalam skema ini, Giroud dan Zlatan tidak perlu bekerja terlalu keras untuk merebut bola kembali. Karena ada satu playmaker yang akan bertugas mensuplai bola sehingga mereka hanya duduk manis di kotak penalti menunggu asupan bola matang.

Hakan Calhanoglu harus mengambil peran sebagai playmaker ini. Namun playmaker timnas Turki itu memilih membelot ke Inter Milan pada musim panas ini.

Namun Rossoneri tidak perlu khawatir, karena posisi nomor 10 kini diisi oleh Brahim Diaz yang akan segera dipinjamkan dari Real Madrid. Pembalap Spanyol itu akan berperan sebagai ‘pelayan’ Giroud dan Zlatan agar kedua striker tersebut bisa dimanjakan dengan operan matang di lini serang AC Milan musim depan.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250