Menaker Ajak Seluruh Pekerja Informal Daftar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

  • Whatsapp
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersama Menteri Tenaga Kerja RI melakukan sosialisasi kepada tenaga kerja non-upahan, khususnya pekerja seni di wilayah Bandung.
banner 300x250

Havana88- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) bersama Menteri Tenaga Kerja RI melakukan sosialisasi kepada tenaga kerja non-upahan, khususnya pekerja seni di wilayah Bandung. Dalam sambutannya, Ida Fauziyah menegaskan bahwa semua profesi pasti memiliki resiko yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, oleh karena itu ia mengajak seluruh pekerja seni untuk membekali diri dengan perlindungan jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK.

“Jumlah tenaga kerja informal di Indonesia semakin banyak, oleh karena itu saya mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk terus mensosialisasikan pentingnya jaminan sosial kepada masyarakat sehingga diharapkan tumbuh kesadaran untuk mendaftar sebagai peserta,” tambah Ida.

Read More

Sementara itu, Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo yang juga hadir dalam acara tersebut menjelaskan bahwa semua pekerja baik Penerima Upah (PU) maupun Penerima Bukan Upah (BPU) seperti pekerja seni, harus terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK. . Bagi pekerja BPU iuran yang dibayarkan sangat terjangkau, mulai dari 16.800 per bulan untuk perlindungan 2 program yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Peserta juga dapat mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan menambahkan biaya mulai dari 20.000 per bulan.

Proses pendaftaran dan pembayaran juga sangat mudah, dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja melalui website BPJAMSOSTEK dengan berbagai pilihan metode pembayaran instan seperti QRIS, Go-Pay, Shopee Pay dan lain-lain. Hal ini dibuktikan langsung oleh para peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Ia hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit untuk mendaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK.

“Hari ini kita melakukan sosialisasi dengan Menteri Tenaga Kerja RI sebagai bentuk edukasi kepada tenaga kerja khususnya sektor BPU. Sudah menjadi kewajiban kita untuk terus mengedukasi mereka untuk bergabung dengan BPJAMSOSTEK karena banyak manfaat yang akan didapat,” jelas Anggoro .

Saat ini baru 2,5 juta pekerja BPU yang terdaftar sebagai peserta, oleh karena itu BPJAMSOSTEK terus mengedukasi pekerja sehingga diharapkan jumlahnya bertambah dan universal coverage bisa segera terwujud.

Anggoro menambahkan dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, manfaat perlindungan yang akan diperoleh menjadi lengkap, mulai dari pengobatan tanpa batas sesuai indikasi medis hingga pemulihan bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja. Selanjutnya apabila dalam masa pemulihan peserta tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, BPJAMSOTEK juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Dapat Bekerja (STMB) sebesar 100% dari upah yang dilaporkan selama 12 bulan pertama dan 50% untuk bulan berikutnya sampai dengan pulih.

Tidak hanya itu, jika peserta meninggal dunia karena kecelakaan kerja, ahli waris berhak atas santunan JKK sebesar 48 kali lipat dari upah terakhir yang dilaporkan. Sedangkan jika meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, santunan yang akan diterima sebesar Rp 42 juta. Selain itu, 2 anak peserta juga akan mendapatkan beasiswa dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi dengan maksimal Rp. 174 juta.

Anggoro melihat para pekerja seni saat ini membutuhkan dukungan dan bantuan pemerintah untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Manfaat yang terkandung dalam program Jamsostek diharapkan dapat membantu pekerja dalam menghadapi kondisi sulit tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJAMSOSTEK dan Menteri Tenaga Kerja RI juga secara simbolis menyerahkan santunan kematian dan beasiswa kepada 3 ahli waris peserta dengan total nilai nominal Rp588 juta. Nominal ini belum termasuk manfaat pensiun yang akan dibayarkan setiap tahun kepada ahli waris.

“Kami terus berupaya untuk memberikan kemudahan pelayanan dan manfaat yang maksimal kepada seluruh peserta terutama dalam kondisi pandemi saat ini, sehingga diharapkan para pekerja dapat produktif dan memiliki masa depan yang sejahtera,” tutup Anggoro.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250