Max Sopacua Bantah Mundur Mendukung Demokrat Kubu Moeldoko

  • Whatsapp
Max Sopacua membantah mundur demi Moeldoko. Hal ini terkait dengan pernyataan Partai Demokrat kubu AHY yang menyebutkan sejumlah tokoh kubu Moeldoko telah mengundurkan diri satu per satu, salah satunya Max Sopacua.
banner 300x250

Havana88- Max Sopacua membantah mundur demi Moeldoko. Hal ini terkait dengan pernyataan Partai Demokrat kubu AHY yang menyebutkan sejumlah tokoh kubu Moeldoko telah mengundurkan diri satu per satu, salah satunya Max Sopacua.

“Pihak AHY menilai perpecahan tim Moeldoko dianggap sebagai strategi murahan,” kata Max saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (3/10/2021).

Read More

Max membantah kabar putusnya kerja sama dengan mundurnya satu persatu tokoh di balik Moeldoko dan mengatakan itu hoax.

“Saya salah satu penggagas wabah di Sibolangit. Sayang sekali teman-teman membuat berita hoax. Tujuannya karena sudah terlambat, sehingga muncul berita seperti itu,” kata Max Sopacua.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan elite kubu Moeldoko mulai terpecah. Ia mengatakan, sejumlah tokoh dari kubu Moeldoko telah mengundurkan diri satu per satu. Bahkan Nazaruddin yang sejak awal menjadi investor utama mulai mundur.

“Bukannya saat ini tim KSP Moeldoko sudah bubar, Max Sopacua sudah rutin mengundurkan diri, Cornel Simbolon mengundurkan diri, Muhammad Nazaruddin diduga salah satu investor yang keluar dari koalisi,” kata Herzaky saat konferensi pers di Jakarta. , Minggu (3/10/2021).

Moeldoko dikatakan tidak mempercayai tim Marzuki Alie

Menurut dia, Nazaruddin pergi karena marah setelah salah satu kuasa hukum Moeldoko, Rusdiansyah, memalsukan tanda tangan kader Demokrat untuk mengajukan gugatan terhadap Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan, kata Herzaky, sudah dilaporkan ke polisi sejak 18 April 2021 dan diharapkan bisa diproses.

Menurut Herzaky, Nazaruddin digantikan oleh mantan kader Demokrat bernama Muhammad Azhari.

Selain itu, Moeldoko disebut-sebut tidak mempercayai tim Marzuki Alie dan memilih menggunakan seseorang yang dekat dengan Kantor Staf Presiden berinisial ES.

“Bahkan KSP Moeldoko tidak lagi mempercayai tim Marzuki Alie dan menggunakan orang terdekatnya di KSP berinisial ES,” kata Herzaky.

Herzaky juga mengungkapkan bahwa Moeldoko marah kepada pengacaranya, Rusdiansyah, karena membocorkan sebuah pertemuan rahasia di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut diadakan untuk pertemuan dengan orang-orang yang diyakini mampu mengatur hukum.

“Informasi yang kami dapat dari KSP Moeldoko sangat marah mengetahui hal ini,” kata Herzaky.

Selain itu, ketika menunjuk kuasa hukum untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung, ada perbedaan pandangan di kalangan elit di kubu Moeldoko. Jhoni Allen dan Nazaruddin mengusulkan pengangkatan Yosef Badeoda sebagai penasihat hukum. Marzuki Alie melamar Rusdiansyah. Tapi Moeldoko menginginkan Yusril Ihza Mahendra. Nama terakhir diangkat sebagai pengacara.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250