Masjid Unik Dengan Sentuhan Corak Tionghoa

  • Whatsapp
Tidak seperti kebanyakan masjid di Indonesia, masjid di Purbalingga memiliki keunikan karena menyerupai klenteng.
banner 300x250

Havana88 –  Tidak seperti kebanyakan masjid di Indonesia, masjid di Purbalingga memiliki keunikan karena menyerupai klenteng. Penasaran? Masjid unik ini berada tepat dipinggir jalan, sepintas orang yang lewat mengira bangunan ini adalah klenteng karena warnanya yang merah cerah dihiasi ornamen budaya China yang megah.

Masjid ini bernama Masjid Jami PITI Muhammad Cheng Hoo yang terletak di JL. Purbalingga Bobotsari Desa Selaganggeng, Kec. Mrebet, Kab. Purbalingga, Jawa Tengah.

Penamaan Muhammad Cheng Hoo terinspirasi dari para saudagar muslim Tionghoa yang pada zaman dahulu sering berlabuh di beberapa tempat di Indonesia untuk berdagang dan menyebarkan agama Islam.

Nama PITI diambil dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia yang merupakan organisasi Islam Tionghoa-Indonesia yang pendiri masjid ini adalah anggotanya dan merupakan mualaf keturunan Tionghoa.

Pendiri masjid ini bernama Heri Susatyo, segera menjadi mualaf. Ia mulai membangun masjid ini pada tahun 2004 dan baru selesai pada tahun 2011 karena beberapa kendala.

Masjid dengan sentuhan budaya Tionghoa ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, sehingga selain datang untuk beribadah, Anda juga bisa berwisata melihat keunikan bangunan masjid ini.

Biasanya pengunjung yang mampir ke mesjid ini adalah para pemudik yang ingin sholat dan istirahat sejenak, karena Jalan Purbalingga Bobotsari merupakan akses yang banyak dilalui pemudik yang ingin menuju ke Jawa Timur.

Saat hendak memasuki masjid, area parkirnya cukup luas dengan tambahan beberapa pedagang yang menjajakan makanan dan minuman. Melihat lebih dekat masjid ini, kita bisa melihat atap masjid bertingkat yang didominasi warna merah, putih dan hijau tua.

Tampak depan terdapat tulisan Masjid Muhammad Cheng Hoo dalam aksara mandarin dan ditambahkan beberapa lampion berwarna merah. Saat memasuki masjid, tetap bergaya orientalis yang memadukan budaya Tionghoa dan beberapa kaligrafi.

Di atap mesjid itu tertulis kata-kata Allah dengan warna merah dan kuning. Masjid dengan corak budaya Tionghoa ini jarang ditemukan di Indonesia, jika kita telaah masjid ini juga merupakan cerminan bahwa suatu budaya dan agama dapat bersatu tanpa harus kehilangan identitasnya masing-masing.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250