Masih Ada Faskes Belum Turunkan Harga Tes PCR, Kemenkes Angkat Bicara

  • Whatsapp
Beberapa layanan fasilitas kesehatan dan rumah sakit mengaku telah mematok harga tes swab PCR COVID-19 sesuai regulasi terbaru Kementerian Kesehatan RI,
banner 300x250

Havana88 –  Beberapa layanan fasilitas kesehatan dan rumah sakit mengaku telah mematok harga tes swab PCR COVID-19 sesuai regulasi terbaru Kementerian Kesehatan RI, namun harga tersebut masih di atas tarif tertinggi karena adanya biaya administrasi. Seperti salah satunya di Klinik Kita yang terletak di Cikupa, Tangerang.

Harga tes swab PCR selama 1×24 jam adalah Rp 550 ribu. Padahal, untuk wilayah Jawa-Bali, harga PCR tertinggi adalah Rp 495 ribu.

Read More

“Itu harga minimal, harga PCR di rumah sakit biasanya Rp 495 ribu belum termasuk biaya administrasi. Tapi dalam kasus kami 550 sudah termasuk biaya administrasi. Itu sesuai dengan (aturan) Kemenkes,” tegas admin @klinikkita_cikupa

Selain itu, RS Prikasih di Pondok Labu, Jakarta Selatan juga memiliki layanan tes PCR yang belum menurunkan harga sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan RI. Saat dikonfirmasi melalui direct message Instagram, admin faskes terkait membenarkan adanya layanan PCR dengan harga yang tidak sesuai aturan Kemenkes RI.

“Belum,” jelas admin @rsprikasih saat dikonfirmasi, dan tidak langsung menjawab alasan belum mematok harga menurut Kemenkes RI.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Abdul Kadir menegaskan, penetapan tarif PCR tertinggi seharusnya berlaku sejak 17 Agustus 2021. Tidak boleh ada alasan administratif atau tambahan layanan yang ditetapkan oleh fasilitas kesehatan untuk memberikan harga lebih tinggi dari batas maksimum.

“Sebenarnya sejak tanggal 17 berlaku, tentu harus dihukum jika tetap melakukan itu,” kata Prof. Kadir.

“Dalam aturan kami maksimal 1×24 jam. Jadi maksimal 1×24 jam,” tegaskan agar tidak ada alasan tambahan biaya karena waktu pelayanan PCR lebih cepat.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250