Lautaro Martinez Mempunyai Sifat Temperamental dan Berhasil Mengatasinya Dengan Bantuan Seorang Psikolog

  • Whatsapp
Striker Inter Milan Lautaro Martinez memiliki sifat pemarah atau temperamental. Namun, ia berhasil mengatasinya karena bantuan seorang psikolog.
banner 300x250

Havana88- Striker Inter Milan Lautaro Martinez memiliki sifat pemarah atau temperamental. Namun, ia berhasil mengatasinya karena bantuan seorang psikolog.

Lautaro bergabung dengan Inter pada musim panas 2018. Ia datang ke Italia dari Racing Club dengan biaya transfer 25 juta euro.

Read More

Selama tiga musim di Inter, Lautaro mencetak 49 gol plus 20 assist dalam 132 penampilan. Dia juga membantu Nerazzurri memenangkan gelar Serie A musim lalu.

Kesuksesan Lautaro juga menular saat memperkuat timnas Argentina. Ia berhasil mengangkat trofi Copa America 2021 pada musim panas ini.

Karir Lautaro

Lautaro mengaku sangat senang dengan prestasi yang diraihnya bersama Inter dan timnas Argentina selama ini.

“Saya berada pada tahap yang sangat penting dalam karir saya dan tahun ini saya merasakan sesuatu yang belum pernah saya ketahui sebelumnya,” kata Lautaro kepada Tuttomercato.

“Saya senang dan puas dengan karir saya, semua yang saya lakukan di Inter membantu saya dipanggil ke tim nasional.

“Saya merasa kondisi fisik saya membaik, saya telah berlatih dengan hati-hati untuk mencapai kondisi puncak.”

Bantuan Psikolog

Meski tajam di depan gawang, Lautaro mudah emosi di lapangan. Dia juga telah mengumpulkan 24 kartu kuning termasuk satu kartu merah selama waktunya di Inter.

Lautaro mengatakan kelahiran putrinya awal tahun ini ditambah bantuan psikolog membuatnya menjadi pemain yang lebih tenang.

“Lebih rumit untuk melatih mentalitas saya. Menjadi seorang ayah membantu saya menyelesaikan banyak hal di luar lapangan,” lanjutnya.

“Seorang psikolog telah membantu saya untuk mengurangi amarah saya yang memprotes dan mengumpulkan lebih sedikit kartu kuning musim lalu.

“Periksa statistiknya dan Anda dapat melihat bahwa saya telah memperbaikinya. Musim baru sudah di depan mata dan begitu juga Piala Dunia 2022.”

Pensiun di Argentina

Striker berusia 23 tahun itu juga mengungkapkan ingin kembali ke mantan klubnya di akhir kariernya.

“Saya ingin mengakhiri karir saya di Liniers, saya akan berusaha meyakinkan istri saya untuk kembali ke Bahia Blanca,” jelasnya.

“Saya harap saya bisa bermain lagi untuk Liniers atau Racing suatu hari nanti, tetapi sulit untuk membuat janji dalam sepakbola.”

banner 300x250

Related posts

banner 300x250