KPK Setor Rp 984 Juta ke Negara dari Hasil Rampasan Koruptor

  • Whatsapp
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor Rp 984 juta dari para terpidana kasus korupsi. Penyetoran ke kas negara dilakukan setelah KPK melelang barang rampasan dari seorang terpidana korupsi bernama Sukiman dan uang pengganti disetorkan dari Yul Dirga.
banner 300x250

Havana88- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor Rp 984 juta dari para terpidana kasus korupsi. Penyetoran ke kas negara dilakukan setelah KPK melelang barang rampasan dari seorang terpidana korupsi bernama Sukiman dan uang pengganti disetorkan dari Yul Dirga.

“KPK menyetor Rp 984.968.999 sebagai aset pemulihan dari tindak pidana korupsi yang ditangani,” kata Pj Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

Read More

Ali mengatakan, dari Rp 984 juta, Rp 517.104.999 barang rampasan mantan anggota DPR, Fraksi PAN Sukiman berhasil dilelang KPK. Sedangkan sisanya, Rp 467.864.000 dari terpidana mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal (KPP PMA) 3 Jakarta Yul Dirga.

Sukiman merupakan terpidana kasus korupsi dalam penanganan permohonan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN Perubahan 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak. Sukiman divonis 6 tahun penjara.

Sementara itu, Yul Dirga merupakan terpidana kasus suap terkait penyidikan restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) 2015 dan 2016. Yul Dirga divonis 6 tahun 6 bulan penjara.

Lelang Loot

Barang rampasan dari Sukiman yang dilelang adalah satu unit merek Toyota Camry 2.5L Hybrid AT warna hitam metalik, dengan nomor polisi B 1270 PAG, nomor mesin 2ARU157014, nomor rangka MR053CKOE4501166, kondisi goresan atau lecet dilengkapi STNK dan BPKP dengan batas harga Rp. 185.562.000 dan dijual seharga Rp. 188.105.000.

Kemudian satu unit Toyota Innova Venturer 2.4 AT Warna Hitam Metalik 2017 nomor polisi B 2569 TOS nomor rangka MHFAB3EMXH0006397 nomor mesin 2GDC213723 beserta satu kunci kendaraan (tanpa kunci cadangan) dilengkapi STNK dan BPKP, dengan harga limit Rp. 286.623.000 dan dijual seharga Rp. 328.999.999.

Sedangkan Yul Dirga menyetorkan uang pengganti sebesar Rp 467.864.000.

Ali mengatakan, menyetorkan uang ke kas negara adalah untuk memulihkan keuangan negara atau memulihkan aset hasil korupsi.

“Upaya pengembalian aset, antara lain melalui lelang barang jarahan dan penagihan uang pengganti dari terpidana korupsi, menjadi kebijakan KPK untuk melakukan tindakan jera dan memaksimalkan pemasukan kas negara,” kata Ali.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250