Kondisi Wisma Persebaya Di Karanggayam Di Dekat Stadion Gelora

  • Whatsapp
Kondisi Wisma Persebaya di Karanggayam dekat Stadion Gelora pada 10 November (G10N) kini porak poranda dan tak terawat. Warga bahkan mengatakan ada penjarahan di wisma.
banner 300x250

Havana88Kondisi Wisma Persebaya di Karanggayam dekat Stadion Gelora pada 10 November (G10N) kini porak poranda dan tak terawat. Warga bahkan mengatakan ada penjarahan di wisma. Apakah itu benar?

Polisi sendiri belum menerima laporan adanya penjarahan Wisma Persebaya. Sejauh ini, belum ada laporan yang diterima.

“Belum ada laporan ke Polsek Tambaksari sampai sekarang,” kata Kapolsek Tambaksari Kompol Akhyar.

Akhyar mengatakan, karena tidak ada laporan, tidak ada penyelidikan yang dilakukan. Pasalnya, kata Akhyar, akan dilakukan investigasi jika ada laporan masuk. Sejauh ini pihaknya belum menerima laporan.

“Dasar penyidikannya ada laporan tindak pidana. Belum ada laporannya,” kata Akhyar.

Akhyar menjelaskan, kasus Wisma Persebaya sendiri masih dalam proses hukum dalam hal ini banding. Sedangkan Wisma Persebaya tidak terpelihara dan terpelihara.

“Masih ada himbauan, belum ditandatangani. Para pihak harus saling menjaga, untuk mengamankan aset masing-masing. Sementara waktu (pengawalan) belum ada. Kemarin trofi dipindahkan ke Gelora 10 November,” dia menyimpulkan.
Kondisi seluruh ruangan di bawah Wisma Persebaya benar-benar kotor dan berserakan sampah serta pecahan kaca. Berkas-berkas dokumen berisi data pribadi para pemain muda sepak bola dari internal klub yang berlatih di Lapangan Karang Gayam juga terlihat berserakan. Foto dan kop surat Persebaya juga berserakan di lantai.

Di dalam wisma, Anda masih bisa melihat piala kemenangan Persebaya dan jersey Eri Irianto yang tersimpan di etalase. Namun, kaca di sebelah kiri lemari pecah dan berlubang. Beruntung, piala-piala itu masih utuh dan tidak hilang meski berdebu.

Kemudian sore harinya, Satpol PP dan Dispora Surabaya memindahkan piala ke Stadion 10 November. Hal ini dilakukan agar barang-barang bersejarah yang penting berada di tempat yang lebih aman.

Isu penjarahan sempat disinggung warga sekitar. Seorang warga, Hadi, mengatakan telah terjadi penjarahan di Wisma Persebaya namun tidak menyebutkan apa yang hilang. Hadi mengatakan, penjarahan itu tidak dilakukan oleh warga Tambaksari, khususnya Karanggayam. Sebab, untuk masuk ke Wisma Persebaya ada beberapa pintu.

“Yang jelas onok wong melbu nek bengi, di luar orang Tambaksari. Sebenarnya saya tahu ada yang menjarah tapi tidak berani menceritakan seperti apa kondisi di dalam. Kalau tidak mungkin orang Karanggayam, pasti ada orangnya. dari desa lain. Semuanya. Yang saya takutkan adalah trofi dan jersey almarhum Eri Irianto hilang,” kata Hadi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250