Kepuasan Dan Kepercayaan Terhadap Jokowi Menurun

  • Whatsapp
Lembaga survei Indicator kembali meminta tanggapan responden terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Alhasil, mayoritas responden masih puas dengan kinerja Jokowi, namun jumlahnya mengalami tren penurunan.
banner 300x250

Havana88 –   Lembaga survei Indicator kembali meminta tanggapan responden terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Alhasil, mayoritas responden masih puas dengan kinerja Jokowi, namun jumlahnya mengalami tren penurunan.

Survei dilakukan pada tanggal 30 Juli-4 Agustus 2021. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 1.220 orang. Sedangkan margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Dalam rilisnya, Rabu (25/8/2021), Indicator menanyakan kepada responden seberapa puas mereka dengan kerja Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden.

Berikut adalah hasil dari pertanyaan tersebut:

Jokowi
Sangat puas: 8,1 persen
Cukup puas: 51,2 persen

Tidak puas: 31,4 persen
Tidak puas sama sekali: 7,1 persen
Tidak tahu/tidak menjawab: 2,1 persen

Ma’ruf Amin
Sangat puas: 3,6 persen
Cukup puas: 39,8 persen
Tidak puas: 38,9 persen
Tidak puas sama sekali: 11,8 persen
Tidak tahu/tidak menjawab: 6,2 persen

“Sekitar 59,2% sangat puas/puas dengan kiprah Joko Widodo sebagai Presiden,” kata Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

Indikator tersebut menggambarkan tren kepuasan responden terhadap kinerja presiden. Dari dua survei sebelumnya, angka ini mengalami penurunan. Berikut adalah hasilnya:

Februari 2021: 63 persen
April 2021: 64 persen
Juli 2021: 59 persen

“Kepuasan terhadap kinerja Presiden cenderung menurun,” kata Burhanuddin Muhtadi.

Kepuasan terhadap kinerja Presiden dalam menangani pandemi juga menurun. “Kepuasan cenderung menurun dibandingkan tiga bulan lalu,” demikian temuan Indikator.

Begitu juga dengan kepuasan terhadap kinerja pemerintah pusat dalam menangani penyebaran pandemi yang mengalami penurunan.

Kepuasan terhadap pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran COVID:

September 2020
Puas: 66,3%
Tidak puas: 33%
Tidak Tahu/Tidak Menjawab: 0,7%

April 2021
Puas: 65,7%
Tidak puas: 32,6%
Tidak Tahu/Tidak Menjawab: 1,7%

Juli 2021:
Puas: 56,2%
Tidak puas: 41,4%
Tidak Tahu/Tidak Menjawab: 2,4%

Selain itu, kepercayaan terhadap kemampuan Presiden dalam mengatasi pandemi semakin menurun. Indikator tersebut menanyakan kepada responden apakah mereka sangat tidak percaya atau sangat percaya terhadap kemampuan Presiden Jokowi dalam menangani COVID-19.

“Mengenai merebaknya virus corona (Covid-19), apakah Anda benar-benar tidak percaya, tidak percaya, biasa saja, cukup percaya atau benar-benar percaya bahwa Presiden Joko Widodo dapat bekerja dengan baik dalam mengatasi masalah tersebut?” Demikian pertanyaan Indikator.

Berikut adalah hasil dari pertanyaan tersebut:

Sangat tidak percaya: 1,4 persen
Tidak percaya: 16,7 persen
Rata-rata: 24,0 persen
Cukup percaya: 47,4 persen
Sangat percaya: 6,9 persen
DD/F: 3,6 persen

“Mayoritas 54,3% cukup/sangat percaya bahwa Presiden Joko Widodo dapat bekerja dengan baik dalam mengatasi masalah tersebut,” kata Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

Indikator tersebut menggambarkan tren kepercayaan terhadap kemampuan presiden dalam menghadapi pandemi. Tren ini diambil dari Mei 2020 hingga Juli 2021. Berikut hasilnya:

Mei 2020: 67,7 persen
Juli 2020: 60,9 persen
September 2020: 60,7 persen
April 2021: 56,5 persen
Juli 2021: 54,3 persen

“Kepercayaan terhadap kemampuan presiden dalam menangani COVID-19 cenderung menurun,” kata Burhanuddin Muhtadi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250