Kenangan Menkeu Sri Mulyani Ikut Ospek UI 1981

  • Whatsapp
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membagikan kisah kuliahnya di Universitas Indonesia (UI) di akun Instagramnya, @smindrawati.
banner 300x250

Havana88 –  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membagikan kisah kuliahnya di Universitas Indonesia (UI) di akun Instagramnya, @smindrawati. Tim detikEdu telah mendapatkan izin untuk mengutip postingan alumnus Universitas Indonesia yang beberapa kali dinobatkan sebagai menteri keuangan terbaik dunia itu.

Dalam postingan terbarunya, ia memposting video berisi slide kenangan masa kuliah. Ia memberikan penjelasan tentang jabatan yang diberi judul 40 Tahun FEDESA (Fakultas Ekonomi UI Angkatan 81). Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Agustus 1981 merupakan kali pertama ia datang ke Jakarta untuk kuliah di Fakultas Ekonomi UI. Momen ini pun menjadikannya bagian dari FEDESA, Angkatan 81 Fakultas Ekonomi UI, yang bulan ini genap berusia 40 tahun.
.
Alumnus SMAN 3 Semarang ini menuturkan, saat itu dirinya merantau sebagai anak daerah dari Semarang ke Jakarta.

Read More

“Agustus 1981 saya kuliah dulu di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sebagai anak lokal yang lugu dan berbicara medhok, buta peta jalan Jakarta, naik bemo dan mikrolet, saya tidak tahu. mau turun dimana. Saat itu tidak ada HP dan Google maps, tapi selalu ada yang mau bantu,” tulis Sri Mulyani dalam postingan Instagramnya, Sabtu (21/8/2021).

Sri Mulyani mengatakan juga merasakan Orientasi dan Pengenalan Kajian Kampus Salemba atau Ospek. Saat itu, kampus UI belum pindah ke Depok seperti sekarang ini. Ia mengatakan, aksi razia tersebut berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga menjelang malam.

Sri Mulyani menuturkan, pada ospek UI 1981, ia mendapat tugas dari senior di kampus dengan tugas, kegiatan, dan hukuman yang terus menerus. Ospek, kata dia, juga diisi dengan lomba-lomba olahraga, malam seni, majalah dinding, dan api unggun yang mempererat silaturahmi.

“Minggu pertama Orientasi Belajar dan Pengenalan Kampus Salemba (Ospek). Diguncang dari jam 6 pagi sampai larut malam. Semua tugas senior, tidak mungkin dilakukan. Setiap hari ada hukuman, jongkok (squat jump) ), minum amis livertran (tapi saya suka). ), masuk gorong-gorong, masuk kamar mayat, dll.. penderitaan panjang sepertinya tidak ada habisnya. Kompetisi olahraga bola voli, malam seni, majalah dinding, api unggun final mempererat persahabatan, “tulis Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengenang sejumlah lagu penyemangat dan lagu nyentrik yang dilantunkan saat ospek. Salah satu lirik lagu menjadi kenyataan bagi Sri Mulyani, yang nantinya akan menjadi Menteri Keuangan Republik Indonesia.

“Lagu untuk membakar semangat: Ekonomi berjalan masuk…..Yang saya inginkan adalah angka itu..Ekonomi berjalan masuk.. Ada juga lagu arogan: ..masuk saja ke Ekonomi..masuk saja ke Ekonomi.. empat tahun jadi Sarjana, paling sial jadi Menteri…” tulis Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menuliskan sejumlah pengalaman tak terlupakan selama 5 tahun kuliah di UI, kampus Salemba. Salah satunya belajar dari teknokrat senior Prof Soemitro Djojohadikoesoemo, Prof Emil Salim, Prof Soemarlin, dan Prof Sadli.

Ia mengatakan, selain kuliah, ia juga aktif di Senat Mahasiswa Pekan Industri Rakyat (Kanira). Sri Mulyani menambahkan, dirinya juga mengikuti dua pertunjukan teater, mengajar anak-anak TK di sekitar kampus Salemba, dan mengikuti kompetisi antar kampus Fakultas Ekonomi.

Sri Mulyani mengatakan bahwa 5 tahun belajar di UI membuatnya belajar untuk berpikir positif, tidak pilih-pilih teman, kompak, berusaha menjadi lebih baik, dan maju.

“Lima tahun kuliah, bermain, beraktivitas, belajar menjadi manusia dewasa. Hidup seadanya, banyak hal yang bisa menjadi alasan untuk mengeluh, patah semangat, kesal, marah, atau menyerah. Tapi kita selalu bisa memilih untuk menjadi manusia yang positif. makhluk, berteman tanpa memilih, bersama, berusaha menjadi lebih baik dan maju,” tulis Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan, nasehat orang tuanya saat meninggalkan keberangkatannya di Stasiun Tawang, Semarang menuju Jakarta, menjadi bekalnya untuk tinggal di perantauan hingga saat ini.

“Jadi orang-orang yang sabar, bersyukur, ikhlas dan jangan lupa berdoa” Itulah nasehat orang tua saya ketika mereka membiarkan saya pergi di stasiun Tawang, Semarang ke Jakarta, untuk memulai hidup 40 tahun yang lalu, entah itu panjang atau pendek, tergantung sudut pandang melihat hidup. Seperti lagu Today oleh John Denver. Sejuta hari esok semua akan berlalu, sebelum aku melupakan semua kegembiraan yang menjadi milikku, hari ini…. Jakarta, 21 Agustus, 2021,” tutup Sri Mulyani.

Nah, itulah kisah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang kuliah di UI. Bagaimana dengan Anda, ingin kuliah di UI seperti Sri Mulyan

banner 300x250

Related posts

banner 300x250