Kemnaker Gandeng Kemenpan RB Tingkatkan Peran dan Fungsi Pengantar Kerja

  • Whatsapp
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan Suhartono mengatakan, Pengenalan Jabatan merupakan satu-satunya jabatan fungsional dalam memberikan pelayanan antar kerja sehingga dituntut untuk bertanggung jawab dan profesional.
banner 300x250

Havana88- Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan Suhartono mengatakan, Pengenalan Jabatan merupakan satu-satunya jabatan fungsional dalam memberikan pelayanan antar kerja sehingga dituntut untuk bertanggung jawab dan profesional.

Perkembangan sektor ketenagakerjaan yang semakin masif, perubahan struktur organisasi, dan penambahan peraturan baru memerlukan penyesuaian untuk memperkuat peran fungsional Pengantar Kerja.

Read More

“Permenpan Nomor 5 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pengantar Kerja dan Angka Kreditnya perlu direvisi sebagai aturan dasar yang menjadi induk perumusan kebijakan Pengenalan Pekerjaan,” kata Suhartono saat membuka Pengukuran Beban Kerja Pengenalan Pekerjaan. Jabatan Fungsional secara hybrid, Kamis (30/30). 9/2021).

Dalam sambutannya, Dirjen Suhartono menyampaikan rasa bangganya atas upaya Direktorat Pembinaan Pengenalan Pekerjaan yang dengan cepat menyelesaikan revisi Permenpan ini sehingga proses pengukuran beban kerja untuk usulan kegiatan dapat dilakukan bersama-sama menggunakan aplikasi.

“Ini merupakan proses yang krusial untuk dijadikan dasar dalam pemenuhan tugas pengenalan pekerjaan sesuai dengan perhitungan beban kerja dan volume kerja serta waktu pelaksanaan dalam menentukan besaran kredit,” kata Dirjen Suhartono.

Usai kegiatan ini, Suhartono berharap ada tindak lanjut secara simultan dengan menyusun draf revisi Permenkeu baru agar bisa disahkan pada 2021.

“Pengenalan kerja dapat menjalankan tugasnya dengan lebih maksimal dalam proses perumusan kebijakan terkait pengembangan karir dan pengelolaan pengenalan kerja khususnya jabatan golongan dan juga Standar Kompetensi Jabatan Pengenalan Jabatan yang belum ada,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan penyiapan substansi bantuan yang dilakukan selama 3,5 bulan bekerjasama dengan tim dari bidang standardisasi jabatan SDM Kementerian PAN RB dan Bidang Kebijakan Pengembangan Pengenalan Kerja Direktorat Pengenalan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK, Ditjen Binalavotas, Pasar Kerja Pusat dan BP2MI.

“Kegiatan ini dapat terlaksana secara optimal dengan mengikuti arahan tim RB Kemenpan dan mengisi aplikasi pengukuran beban kerja sehingga tujuan kegiatan bersifat komprehensif, handal dan juga implementatif,” kata Suhartono.

Dikatakannya, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengapresiasi kegiatan pengukuran beban kerja ini sebagai jawaban atas keresahan para Pekerja yang mengalami kesulitan dalam mencari nilai kredit dan juga pengembangan karir.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250