Kemenkes Sebut Mulai Oktober 2021 PeduliLindungi Bisa Diakses di Aplikasi Lain

  • Whatsapp
Kepala Kantor Transformasi Digital Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Setiaji mengatakan, mulai Oktober 2021, PeduliLindungi akan terintegrasi dengan aplikasi lain.
banner 300x250

Havana88- Kepala Kantor Transformasi Digital Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Setiaji mengatakan, mulai Oktober 2021, PeduliLindungi akan terintegrasi dengan aplikasi lain.

Hal ini dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat karena harus mendownload aplikasi PeduliLindung yang membuat memori ponsel penuh.

Read More

”Ini akan diluncurkan pada Oktober. Ada proses dimana kita butuh beberapa model agar bisa diakses semua orang,” kata Setiaji dalam keterangan tertulis, Minggu (26/9/2021).

Dikatakannya, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah platform digital seperti Grab, Gojek, Dana, Tokopoedia, Traveloka, Tiket, Cinema XXI, Link Aja, termasuk aplikasi dari Pemprov DKI Jakarta yaitu Jakarta Kini atau Jaki. Setelah terintegrasi dengan aplikasi, masyarakat tidak perlu lagi mendownload PeduliLindungi.

Setiaji melanjutkan, bagi masyarakat yang tidak memiliki handphone namun akan melakukan perjalanan melalui udara atau darat, cukup menunjukkan hasil swab test PCR serta sertifikat antigen dan vaksin.

Melalui hasil PCR atau tes antigen dan sertifikat vaksin, petugas dapat melacak kategori masyarakat terkait Covid-19.

”Kami sudah menerapkannya di bandara, misalnya di bandara kami bahkan sudah mengintegrasikan tiketnya. Kalau naik kereta api sudah divalidasi pada saat pemesanan tiket, sehingga tanpa menggunakan handphone pun dapat diketahui yang bersangkutan sudah ada vaksinnya dan ada hasil tesnya (PCR atau antigen),” kata Setiaji.

Fitur Terpisah

Sementara itu, masyarakat masih bisa mengakses tempat-tempat umum yang tidak terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindung. Caranya adalah dengan memasukkan NIK sehingga muncul status kelayakan untuk mengakses tempat umum.

”Di PeduliLindung sudah ada fitur self-checking. Jadi sebelum berangkat, masyarakat bisa menggunakan self check pada diri mereka sendiri,” kata Setiaji.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250