Kawah Ijen Kembali Dibuka untuk Wisatawan

  • Whatsapp
Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup dua bulan karena pemerintah menerapkan PPKM. Kini Kawah Ijen kembali dibuka untuk wisatawan.
banner 300x250

Havana88 –  Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup dua bulan karena pemerintah menerapkan PPKM. Kini Kawah Ijen kembali dibuka untuk wisatawan.

Pembukaan salah satu ikon wisata Banyuwangi ini seiring turunnya level PPKM di Bumi Blambangan, menjadi level 2. Banyuwangi juga zona kuning dalam penanganan COVID-19.

Read More

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi, Purwantono membenarkan soal pembukaan destinasi wisata Banyuwangi ini. Pembukaan TWA Ijen ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Nomor 1354/K.2/BIDTEK. 1/KSA/9/2021.

“Per hari ini, TWA Ijen sudah dibuka kembali. Sebenarnya sudah mulai tanggal 7 September, tapi karena surat baru turun kemarin kita baru buka hari ini,” kata Purwantono kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Berdasarkan SE tersebut, TWA Kawah Ijen dibuka selama 7 hari. Yakni sampai 13 September mendatang.

“Ini disesuaikan dengan PPKM yang ditetapkan pemerintah. Jadi tanggal 13 nanti akan dievaluasi kembali,” katanya.

Meski dibuka namun pembatasan wisatawan juga dilakukan. Jumlah kunjungan wisatawan, kata Purwantono, dibatasi maksimal 25 persen. Selain itu, wisatawan juga diwajibkan membawa sertifikat vaksinasi sebagai syarat untuk melakukan pendakian.

“Kondisi normal sehari bisa 600 pengunjung. Saat ini dibatasi maksimal 150 orang per hari dengan jam kunjungan mulai pukul 03.00 sampai 12.00 WIB,” katanya.

“Wisatawan juga wajib jaga prokes dan bawa sertifikat vaksinasi. Minimal vaksin pertama,” pesannya.

Sementara pembelian tiket, tambahnya, tetap melalui pemesanan online di website resmi BKSDA. “Untuk hari ini masih sepi ya. Laporan yang kami terima baru 5 orang yang berkunjung ke TWA Ijen hari ini,” tutupnya.

Seperti diketahui, TWA Kawah Ijen ditutup sejak 3 Juli 2021, seiring diberlakukannya PPKM Darurat oleh pemerintah. Hal ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang mengalami lonjakan signifikan.

 

banner 300x250

Related posts

banner 300x250