Kasus PT Jouska Finansial Indonesia Kini Ditangani Oleh Polda Metro Jaya

  • Whatsapp
Kasus PT Jouska Finansial Indonesia Kini Ditangani Oleh Polda Metro Jaya
banner 300x250

Havana88detik – Kasus PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska) baru-baru ini berkembang. Kini, penyidikan kasus tersebut ditangani Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus-Bareskrim Mabes Polri. Sebelumnya, kasus Jouska ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Berikut 3 fakta pengalihan kasus Jouska ke Mabes Polri:

1. Ditanyakan langsung oleh Kapolri

Read More

Menurut kuasa hukum pelanggan Jouska, Rinto Wardana, pengalihan penanganan perkara terjadi karena salah satunya diminta langsung oleh Kapolres.

Nah, kemudian ternyata ada pertimbangan lain dari Kapolri, Kapolri memerintahkan instansi di bawahnya untuk menangani secara khusus laporan kepolisian ini. Karena ini terkait urusan moneter dan melibatkan lembaga publik dalam hal ini OJK, Kata Rinto saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/1/2021).

Selain itu, alasan lainnya karena perkara ini termasuk dalam sektor moneter yang pihak-pihak yang dilaporkan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelumnya, Satgas OJK juga sudah mengajukan pemeriksaan serupa ke Mabes Polri. Agar efisien, Mabes Polri akhirnya mencabut laporan pelanggan dari Polda Metro Jaya.

“Setelah dipertimbangkan Mabes Polri, karena sebelumnya ada laporan dari Satgas OJK, ternyata mereka membuat laporan di Mabes Polri,” imbuhnya.

2. Mabes Polri Segera Cek Pelaporan Jouska

Setelah dimutasi, Mabes Polri langsung memeriksa sejumlah pelapor kasus ini. Rencananya hingga Jumat, 5 Januari 2021, penyidik akan menyelesaikan pemeriksaan terhadap 10 wartawan Jouska.

“Dulu ada 3 orang yang sudah masuk BAP (berita acara pemeriksaan) di Polda Metro. Sekarang, setelah 3 orang ini di BAP, kami menunggu panggilan untuk 7 orang sisanya. Di sini mulai hari ini hingga Jumat,” ujarnya. kata.

3. Bos Jouska akan dipanggil Mabes Polri

Jika perkara ini memenuhi unsur tindak pidana dan bukti yang dilaporkan pelapor mendukungnya, maka perkara ini akan naik ke tingkat penyidikan dan pada saat itulah Aakar akan dipanggil dan diperiksa.

“Setelah 10 orang ini berada di BAP, akan terlihat terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana, tindak pidana tersebut sudah terpenuhi atau tidak, maka bukti-bukti yang ada mendukung atau tidak, kalau misalnya mendukung, maka ini Nanti akan dinaikkan ke tahap penyidikan, yaitu “Masih dalam tahap penyidikan, jadi kalau sudah tahap penyidikan, Aakar akan dipanggil,” katanya.

Selain 10 reporter tersebut, total pelanggan yang ikut menggugat Jouska di bawah naungan Rinto sekitar 41 orang. Total kerugian 41 nasabah mencapai Rp. 18 miliar. Namun, dana tersebut belum dihitung dengan hasil investasi yang diinvestasikan kembali oleh pelanggan. Jika total kerugian lebih dari Rp 30 miliar

“Itu total dana dari kantong kita sendiri, bukan hasil investasi, kalau digabungkan dengan hasil investasi bisa membengkak, mungkin sampai Rp 30 miliar,” ujarnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250