Kapolda Metro Jaya Mengapresiasi Warga Jakarta Yang Tidak Termakan Isu Hoax Ajakan Demo

  • Whatsapp
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengapresiasi warga Jakarta yang tidak termakan isu hoaks aksi demo 'Jokowi End Game'. Fadil menilai masyarakat sudah semakin pintar menyaring informasi yang beredar di media sosial.
banner 300x250

Havana88 –   Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengapresiasi warga Jakarta yang tidak termakan isu hoaks aksi demo ‘Jokowi End Game’. Fadil menilai masyarakat sudah semakin pintar menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Hal itu diungkapkan Fadil Imran saat menyerahkan ratusan tabung oksigen hasil sita hasil kejahatan yang diungkap Polres Jakarta Pusat kepada Pemprov DKI Jakarta di Monas, pagi ini.

Read More

Awalnya, Fadil menyampaikan situasi cuaca di Jakarta pagi ini cerah karena paparan sinar matahari. Ia berharap paparan sinar matahari ini dapat membuka semangat warga Jakarta yang terpapar COVID-19 untuk segera pulih.

“Situasi di Jakarta pagi ini cukup cerah, terik matahari menyengat tubuh kita, semoga dengan adanya cahaya alami ini dan Rahmat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, Jakarta semakin semangat, semangat untuk warga yang terpapar, semoga cepat sembuh. telah mengorbankan waktu dan tenaganya,” kata Fadil di Monas, Jakarta, Selasa (27/7/2021).

Fadil berharap Jakarta menjadi provinsi yang sehat dan aman. Ia lantas mengapresiasi warga Jakarta yang mematuhi imbauan agar tidak terpancing untuk ikut demonstrasi yang disebutnya hoax.

“Mudah-mudahan Jakarta lebih sehat, lebih aman. Di tengah persoalan yang tidak jelas ini, Pak Gubernur, saya selaku Kapolres sangat mengapresiasi agar masyarakat Jakarta mendengarkan imbauan kami agar tidak terprovokasi oleh hoax yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya. .

Lebih lanjut Fadil mengatakan, aksi unjuk rasa di tengah pandemi COVID-19 berpotensi menimbulkan keramaian dan risiko penularan COVID-19. Menurutnya, komunitas tersebut telah membentuk rasa empati dan solidaritas di antara warga Jakarta.

“Masyarakat sekarang sudah pintar-pintar, demo atau unjuk rasa di tengah pandemi, ini tindakan yang tidak populis. Masyarakat Jakarta saya lihat sudah menemukan bentuk empati dan soliditas sosial. Semoga terus membangun dan Jakarta semakin bergairah. ,” dia menambahkan.

Seperti diketahui, seruan demo ‘Jokowi End Game’ beredar di media sosial. Demonstrasi yang diserukan pada 24 Juli itu ternyata tidak terbukti.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250