Istri Terus Minta Uang, Warga Karanganyar Memutuskan Bermain Judi

  • Whatsapp
Memutuskan Berjudi Karena Himpitan Ekonomi, Warga Karanganyar Ditangkap Polisi
banner 300x250

Havana88detik – Beberapa orang yang tinggal di wilayah Kabupaten Karanganyar digerebek dan diamankan oleh polisi setelah mereka ketahuan sedang bermain judi dan alasan mereka melakukan kegiatan judi ini adalah karena salah satu pelakunya terhimpit ekonomi khususnya selama masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda ini. Anggota Macan Lawu dari Polres Karanganyar rutin dalam menggelar operasi pekat atau penyakit masyarakat di wilayah ini.

Hasil dari operasi pekat yang dilakukan itu adalah sembilan warga berhasil ditangkap oleh petugas karena bermain judi. Bahkan ketika ditanya apa alasan mereka bermain judi, salah satu tersangka mengaku jika dirinya berjudi ini lantaran pusing sebab istri terus meminta uang. Sembilan orang yang berhasil diamankan ini merupakan warga yang tinggal di Kecamatan Jumantono dan juga Kebakkramat dimana jenis permainan judi yang mereka mainkan ini adalah jenis domino qiu qiu.

Read More

Proses penangkapan semua pelaku judi ini juga dilakukan pada dua tempat yang berbeda yang terdapat di Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Lokasi yang pertama itu ada pada teras rumah milik warga yang berada di Desa Alastuwo. Polisi berhasil mengamankan sekitar empat orang yaitu S berusia 35 tahun yang merupakan warga dari Desa Gemantar, Kecamatan Jumantono. Sementara itu, tiga orang yang lain adalah MW berusia 44 tahun, P berusia 45 tahun dan S berusia 34 tahun tinggal di Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakkramat.

Sementara untuk lokasi kedua yang digerebek berlokasi di pekarangan milik rumah warga. Disini petugas berhasil mengamankan lima orang yaitu S berusia 58 tahun, S berusia 41 tahun dan S berusia 56 tahun yang semuanya merupakan warga dari Desa Alastuwo. Sementara S berusia 47 tahun tinggal di Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat. Satu lagi yaitu BS berusia 50 tahun asalnya dari Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat. Salah satu pelaku mengaku jika dirinya baru mulai memainkan judi.

Dia mengatakan hanya memiliki modal senilai Rp 2000. Tempat orang-orang bermain judi itu adalah di tempat parkir untuk anak sekolah. Pelaku mengatakan jika cukup banyak orang kumpul dan dia pun ikut memainkannya. Apalagi dia mengaku bahwa dirinya sedang pusing lantaran istrinya meminta uang yang digunakan untuk anak sementara dirinya sama sekali tidak memiliki uang apapun.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250