Hanung Bramantyo Jalani Epidural Neuroplasty, Gara-Gara Tulang Leher Nomor 5 dan 6 Geser

  • Whatsapp
Melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, pekan ini, Zaskia Adya Mecca mengabarkan bahwa Hanung Bramantyo dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan operasi terkait saraf terjepit.
banner 300x250

Havana88- Melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, pekan ini, Zaskia Adya Mecca mengabarkan bahwa Hanung Bramantyo dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan operasi terkait saraf terjepit.

Beberapa jam pascaoperasi, sutradara peraih 2 Piala Citra itu membeberkan kronologis harus menjalani neuroplasty epidural perkutan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Dr. S. Hardjolukito Yogyakarta.

Read More

“Saya merasakan gejala itu sejak lama, sejak syuting film Habibie & Ainun 3 tahun 2018,” katanya akibat saraf terjepit saat diwawancarai via telepon.

Terapi, Diet, Berenang

Saat itu, Hanung Bramantyo menjalani sejumlah terapi, diet, dan berenang untuk memulihkan kesehatannya. Sekilas, upaya ini membuahkan hasil.

Setelah perayaan 17 Agustus 2021, gejala serupa kembali muncul dengan frekuensi yang semakin meningkat. Merasa ada yang tidak beres, sutradara Ayat-Ayat Cinta dan Nikah itu pergi ke rumah sakit.

Pertama kali ke rumah sakit

“Pertama kali dibawa ke rumah sakit untuk medical check up dan pemeriksaan MRI pada 24 Agustus 2021. Saya WhatsApp teman saya dokter Wahyu,” kata Hanung Bramantyo.

Awalnya, ayah enam anak ini diminta datang ke rumah sakit dan membawa hasil pemeriksaan MRI. Sayangnya, hasil MRI lama disimpan di Jakarta. Alhasil, Hanung Bramantyo menjalani pemeriksaan ulang MRI.

Tulang Nomor 5 dan 6

“Saya menjalani pemeriksaan MRI di Rumah Sakit JIH dan berkonsultasi dengan ahli saraf di sana. Dari pemeriksaan itu semakin jelas,” komentar sineas kelahiran Yogyakarta, 1 Oktober 1975 itu.

“Jadi, tulang leher saya, nomor 5 dan 6, bergeser. Kalau seperti burger, mereka memeras dagingnya sampai keluar (trek),” jelas Hanung Bramantyo.

Kasus Tulang Leher

“Vertebra serviksnya teratur. Katakanlah jaraknya teratur 2 milimeter. Nah, dua ruang tulang saya sepertinya menyempit menjadi 1,5 milimeter dan mendorong saraf,” jelasnya panjang lebar.

Mau tidak mau, dia harus menjalani operasi. Syukurlah, prosedur medis berjalan lancar. Bahkan, Hanung Bramantyo tidak harus tinggal di rumah sakit setelah operasi.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250