Hal Terkait Kudeta Militer di Guinea Buntut 3 Periode Presiden Alpha

  • Whatsapp
Presiden Guinea digulingkan oleh tentara negaranya sendiri. Kudeta ini adalah buntut dari diperbolehkannya presiden menjabat hingga tiga periode.
banner 300x250

Havana88 –  Presiden Guinea digulingkan oleh tentara negaranya sendiri. Kudeta ini adalah buntut dari diperbolehkannya presiden menjabat hingga tiga periode.

Presiden Guinea yang dikudeta bernama Alpha Conde. Dia telah memimpin selama dua periode (masing-masing 5 tahun) dan hendak meneruskan di periode ketiga.

Read More

Berikut adalah 10 hal soal kudeta di Guinea, dihimpun dari pemberitaan hingga Senin (6/9/2021) malam.

1. Sekilas negara Guinea

Dilansir AFP, Guinea adalah salah satu negara paling miskin di Afrika Barat. Luas negara ini sedikit lebih besar dari Inggris. Negara ini merdeka dari Prancis pada 1958. Negara ini mengalami kepemimpinan diktator dari periode ke periode, diwarnai pembantaian puluhan ribu orang dan pelanggaran hak asasi manusia.

Penduduk negara ini 13 juta orang, 80 persen penduduknya muslim, tetapi terdiri dari berbagai kelompok etnis, termasuk etnis Fulani dan Malinkes yang paling besar. Pertanian adalah sumber utama pekerjaan di negara itu. Negara ini adalah salah satu produsen utama bauksit dunia.

Korupsi tetap menjadi masalah utama. Banyak orang juga tidak memiliki akses listrik dan air mengalir. Guinea dilanda wabah Ebola terburuk dari 2013 hingga sekarang. Masih ada praktik sunat perempuan di Guinea.

2. Presiden Alpha Conde dulu dipilih demokratis

Pada tanggal 7 November 2010, andalan oposisi lama Alpha Conde menjadi presiden pertama yang dipilih secara bebas dalam sejarah Guinea. Dia terpilih kembali pada tahun 2015 untuk masa jabatan kedua setelah pemilihan yang diwarnai kekerasan dan di tengah tuduhan kecurangan.

Terpilihnya Conde untuk masa jabatan ketiga pada Oktober lalu menyebabkan ketegangan serta penangkapan puluhan oposisi.

3. Amandemen konstitusi untuk presiden 3 periode

Latar belakang kudeta adalah konstitusi diamandemen agar Presiden Alpha Conde bisa menjabat selama tiga periode. Perubahan konstitusi dilancarkan pada Maret 2020 yang memungkinkan dia menghindari batas dua masa jabatan presiden di negara itu.

Puluhan orang tewas dalam demonstrasi menentang masa jabatan ketiga untuk Conde. Ratusan orang lainnya ditangkap. Conde kemudian diproklamasikan sebagai presiden pada 7 November tahun lalu. Penantang utamanya, Cellou Dalein Diallo dan tokoh oposisi lainnya mencela pemilihan itu sebagai tipuan. Pemerintah kemudian menangkap beberapa anggota oposisi terkemuka atas dugaan peran mereka dalam bersekongkol dengan kekerasan pemilu di negara itu.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250