Garap Podcast Balada Onggok Si Anak Durhaka, Member Podkesmas Mesti Pandai-Pandai Berkhayal

  • Whatsapp
Era drama radio mungkin sudah berakhir, namun kini generasi millennial dan Gen Z bisa merasakannya melalui siaran atau podcast. Salah satunya dilakukan oleh Podkesmas yang sudah memiliki nama di dunia podcast tanah air.
banner 300x250

Havana88- Era drama radio mungkin sudah berakhir, namun kini generasi millennial dan Gen Z bisa merasakannya melalui siaran atau podcast. Salah satunya dilakukan oleh Podkesmas yang sudah memiliki nama di dunia podcast tanah air.

Kuartet yang terdiri dari Ananda Omesh, Angga ‘Nggok’, Imam Darto, dan Surya ‘Insomnia’ Dini akan merilis serial berjudul Ballad Onggok Si Anak Durhaka pada Selasa (7/9/2021) besok di Spotify.

Read More

Podcast ini menyatukan drama audio dengan komedi fantasi. Dalam jumpa pers yang digelar secara online beberapa waktu lalu, Ananda Omesh mengatakan bahwa standar produksi Ballad Onggok Si Anak Durhaka lebih tinggi dari podcast yang biasa mereka buat.

Budidaya Elemen Audio

“Rasanya naik level. Produksi suaranya detail, banyak yang dikerjakan,” kata Ananda Omesh.

Imam Darto, penulis dan podcaster podcast ini, mengatakan bahwa diperlukan karya yang sangat matang untuk membuat penonton larut dalam cerita. Apalagi ada banyak elemen dalam podcast ini, termasuk komedi slapstick.

Balada Slapstick

“Membawa komedi slapstick ke dalam platform audio menghadirkan sebuah tantangan, karena pada dasarnya daya tarik komedi slapstick adalah pada stimulasi visual dari aktivitas fisik yang intens. Untuk mengakalinya, kami benar-benar melakukan total produksi dan desain suara agar pendengar dapat berimajinasi dan berekreasi. adegan lucu di benak mereka melalui suara yang mereka dengar,” katanya.

Sampai Bayangan yang Sama

Tidak hanya Darto yang menghadapi tantangan ini, tapi juga para pengisi suara. Surya Insomnia mengatakan, dalam podcast ini tidak ada visualisasi yang bisa dijadikan pedoman bagi mereka. Oleh karena itu, interpretasi setiap aktor suara terhadap naskah mungkin berbeda.

Sebagai contoh, Surya mencontohkan, dalam naskah disebutkan bahwa mereka berlari cepat, tetapi interpretasi masing-masing pengisi suara berbeda, sehingga mereka mengucapkan dialog dengan cara yang berbeda.

“Kita harus bisa membayangkan adegan yang ada. Cara visualisasinya sama, kita baca berulang-ulang, sehingga suasananya sama,” ujarnya.

Balada Onggok Anak durhaka

Balada Onggok Si Anak Durhaka sendiri menceritakan tentang seorang pria bernama Onggok (Angga ‘Nggok’) Onggok adalah seorang pria lajang yang tidak dihargai oleh teman-temannya, Suryo (Surya ‘Insomnia’), Omesan (Omesh), dan Dartox ( Imam Darto).

Onggok juga merasa ketiga temannya selalu mem-bully-nya karena teman-temannya lebih sukses darinya. Karena marah, dia melampiaskan amarahnya pada ayahnya, tapi sayangnya, dia dikutuk oleh jin yang menjaga gunung. Onggok berubah menjadi jamban emas. Dari sini, ia belajar pelajaran hidup yang berharga.

Tak hanya personel Podkesmas, Ballad Onggok Si Anak Durhaka juga menampilkan Bintang Emon, Tora Sudiro hingga Asri Welas, dan lainnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250