Dukun di Karawang Membunuh Mahasiswa Telkom University

  • Whatsapp
Dukun di Karawang Membunuh Mahasiswa Telkom University
banner 300x250

Havana88detik – Kasus pembunuhan Jhovi Fernando (30), pengangguran yang mengaku dukun di Karawang, membunuh seorang mahasiswi muda Telkom University bernama Fathan Ardian Nurmiftah (19). Siswa tahun pertama hilang selama tiga hari.
“Koran tercatat sebagai mahasiswa Telkom University di Bandung,” kata Kasat Reskrim Polsek Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana, Jumat (15/1/2021).

Saat ditemukan, kondisi Fathan sangat memprihatinkan, selain mengalami luka yang dalam di kepalanya, pemuda asal Telukjambe Timur ini diikat dengan plastik, sarung dan bed cover.

Read More

Kepada polisi, keluarga korban sempat mengaku dihubungi oleh orang misterius lewat ponsel Fathan. Pesan tersebut berisi permintaan uang jika Fathan ingin kembali ke rumahnya. “Ada pesan masuk dari nomor Fathan yang meminta uang tebusan Rp 400 juta,” ujar Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra.

Sebelum dinyatakan hilang dan ditemukan tewas secara tragis, dikatakan bahwa Fathan telah berkonsultasi dengan supernatural kepada Jhovi Fernando (30).

Jhovi pun mengajak Fathan ke kostnya untuk menggelar ritual. Namun ternyata, pelaku hanya sesumbar. Dia tidak memiliki kemampuan supernatural. Fathan tidak menyangka kunjungannya ke kost pelaku akan berakhir dengan kematian.

“Kepada korban, pelaku mengaku memiliki kemampuan paranormal dan sempat mengungkap sosok supranatural di tubuh korban,” kata Rama.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250