Dua Orang Anak Buah Kapal Meninggal Terpapar Virus Corona

  • Whatsapp
Dua ABK (ABK) Kapal Goei Maru Long 8 Liner meninggal dunia akibat terpapar virus Corona (COVID-19).
banner 300x250

Havana88 –   Dua ABK (ABK) Kapal Goei Maru Long 8 Liner meninggal dunia akibat terpapar virus Corona (COVID-19). Satu awak kapal adalah warga negara Jepang dan satu lagi warga negara Indonesia (WNI) bernama Eman Suherman.

Duta Besar Panama untuk Indonesia, Sukmo Harsono, mengatakan pihaknya menerima informasi pada 21 Juli 2021 bahwa kapal Jepang akan sandar di Pelabuhan Balboa, Panama, karena kedua awaknya sakit. Tidak lama kemudian, mereka berdua meninggal.

Read More

“Tanggal 21, KBRI Panama mendapat informasi bahwa kapal penangkap ikan bernama Goei Maru 8 long Liner akan sandar ke Pelabuhan Balboa, Panama, karena ada dua ABK yang sakit dan akhirnya meninggal dunia, yakni 1 WNI dan 1 Jepang. asing,” kata Sukmo melalui telepon. keterangan tertulis, Sabtu (24/7/2021).

Sukmo mengatakan kapal itu mendarat di Pelabuhan Balboa, Panama, sehari kemudian. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan agen kapal untuk memproses dokumen Eman.

“Ambil langkah sesuai protokol dengan berkoordinasi dengan agen kapal Jepang di Panama dan agen perekrutan PT Lingkar Toya Nirwana terkait dokumen ABK,” katanya.

Sesampainya di Pelabuhan Balboa, Panama, kedua jenazah tersebut menjalani tes PCR oleh kementerian kesehatan setempat. Kedua hasil tes tersebut positif COVID-19.

“Jenazah dilakukan tes PCR dan oleh Ministerio de Salud/Minsa (Kementerian Kesehatan Panama) dinyatakan positif COVID-19,” kata Sukmo.

Sukmo mengatakan, seluruh ABK di kapal tersebut juga menjalani tes PCR. Hasilnya, seluruh ABK dinyatakan negatif COVID-19, termasuk tujuh ABK WNI lainnya di kapal tersebut.

“Setelah semua dilakukan tes PCR, ABK lainnya dinyatakan negatif COVID-19 (tujuh ABK WNI lainnya yang berada di kapal yang sama),” ujarnya.

Lebih lanjut Sukmo mengatakan, pihaknya berusaha memenuhi hak Eman. Koordinasi dengan pemerintah Panama dan agen perekrutan awak terus dilakukan terkait proses pengurusan badan.

“KBRI Panama berupaya memenuhi hak almarhum Eman Suparman yang meninggal dunia dalam usia 58 tahun yang menjabat sebagai juru masak kapal. Dalam hal WNA meninggal dunia karena COVID-19, otoritas Panama Akan tetapi, KBRI Panama melalui Reinhard Sinaga, diplomat dari Fungsi Protkon dan Perlindungan WNI, mencoba melakukan pembicaraan untuk mencari opsi lain dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat Indonesia, Pemerintah Panama , dan PJTKI se-Indonesia serta satu keluarga ABK Indonesia,” imbuhnya.

banner 300x250

Related posts

banner 300x250